
Soal dan Jawaban Modul 3.6 Pintar Kemenag 2025: Dampak Perilaku Bullying
Modul 3.6 dalam program Pintar Kemenag 2025 membahas topik penting terkait dampak perilaku bullying, khususnya dari sudut pandang medis/kedokteran. Program ini bertujuan untuk membangun lingkungan pesantren yang sehat, aman, serta bebas dari perundungan. Berikut adalah 10 soal beserta kunci jawaban yang dapat menjadi referensi bagi peserta pelatihan.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
1. Prosedur Tatalaksana Awal Menangani Korban Abusive Head Trauma
Berikut prosedur tata laksana awal menangani korban Abusive Head Trauma (trauma kepala akibat kekerasan):
- Baringkan korban di permukaan yang rata dan pastikan aman penolong, aman korban, aman lingkungan
- Tinggikan kepala korban 30'
- Cek kesadaran korban
- Jika tidak ada respon, segera bawa ke IGD rumah sakit terdekat
Berdasarkan prosedur di atas, urutan yang benar adalah:
- A 1, 2, 3, dan 4
- B 1, 3, 2, dan 4
- C 1, 3, 2, dan 4
- D 3, 1, 2, dan 4
Jawaban: A 1, 2, 3, dan 4
2. Pengaruh Bullying pada Sistem Endokrin dan Produksi Hormon
Bullying dapat memengaruhi sistem endokrin dan produksi hormon dalam tubuh seseorang. Dampaknya antara lain:
- Meningkatkan produksi hormon stres seperti kortisol, yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan
- Meningkatkan produksi hormon pertumbuhan dan memperbaiki kesehatan fisik
- Tidak mempengaruhi produksi hormon sama sekali
- Mengurangi produksi hormon stres seperti kortisol dan memperbaiki keseimbangan hormon
Jawaban: A Meningkatkan produksi hormon stres seperti kortisol, yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan
3. Langkah Selanjutnya Saat Korban Tidak Merespon
Jika terjadi cedera kepala di sekolah dan korban tidak merespon saat dipanggil tanpa disentuh, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah:
- Memberi rangsang nyeri untuk memastikan kesadaran korban
- Memberi rangsang sentuhan untuk memastikan kesadaran korban
- Menyiram wajah korban dengan cairan
- Membawa ke IGD Rumah Sakit terdekat
Jawaban: B Memberi rangsang sentuhan untuk memastikan kesadaran korban
4. Arti Istilah "Letargi" dalam Kedokteran
Tindakan bullying secara fisik yang terjadi di area kepala dapat menyebabkan letargi. Istilah "letargi" memiliki makna yang sama dengan:
- Kejang
- Lemas
- Penurunan kesadaran
- Keluar cairan/darah dari area yang berlubang
Jawaban: C Penurunan kesadaran
5. Strategi Membangun Budaya Sekolah Anti-Bullying
Strategi paling efektif untuk membangun budaya sekolah yang mendukung pencegahan bullying adalah:
- Mengadakan program edukasi antibully yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua secara rutin
- Mengabaikan perilaku bullying jika tidak terjadi di lingkungan sekolah
- Menetapkan aturan ketat dan memberikan hukuman berat kepada pelaku bullying
- Membatasi interaksi sosial di luar kelas untuk mengurangi peluang terjadinya bullying
Jawaban: A Mengadakan program edukasi antibully yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua secara rutin
6. Tanda-Tanda Abusive Head Trauma
Manakah di bawah ini yang bukan merupakan tanda dan gejala dari abusive head trauma?
- Muntah proyektil
- Nyeri kepala hebat
- Telinga berdenging
- Penurunan kesadaran
Jawaban: C Telinga berdenging
7. Cara Kekerasan Fisik Dilakukan
Kekerasan fisik dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
- Menendang
- Hate-comment
- Mencemooh
- Merusak barang
Jawaban: A Menendang
8. Dampak Psikofisiologis Bullying pada Anak
Berdasarkan ilmu kedokteran, dampak psikofisiologis bullying terhadap perkembangan fisik anak adalah:
- Bullying tidak mempengaruhi perkembangan fisik anak
- Bullying dapat mempercepat perkembangan fisik anak dan meningkatkan pertumbuhan tinggi badan
- Bullying dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan masalah kesehatan terkait dengan stres kronis
- Bullying dapat meningkatkan kekuatan fisik dan kesehatan anak
Jawaban: C Bullying dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan masalah kesehatan terkait dengan stres kronis
9. Tindakan Pendidik Saat Menemukan Memar yang Mencurigakan
Jika seorang pendidik atau staf sekolah menemukan anak dengan memar yang mencurigakan dan anak tidak mau memberikan penjelasan yang jelas, tindakan yang seharusnya dilakukan adalah:
- Melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwenang dan mencari bantuan dari layanan perlindungan anak bantuan
- Menanyakan anak berulang kali untuk mendapatkan penjelasan yang memuaskan
- Memberikan saran kepada anak untuk menghindari situasi yang mungkin menyebabkan memar
- Mengabaikan situasi dan berharap bahwa memar tersebut tidak berbahaya
Jawaban: A Melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwenang dan mencari bantuan dari layanan perlindungan anak bantuan
10. Hubungan Antara Bullying dan Gangguan Sistem Pencernaan
Menurut ilmu kedokteran, hubungan antara bullying dan peningkatan risiko gangguan sistem pencernaan adalah:
- Bullying dapat memperbaiki fungsi sistem pencernaan dan mencegah gangguan gastrointestinal
- Tidak ada hubungan antara bullying dan gangguan sistem pencernaan
- Bullying dapat meningkatkan nafsu makan dan mencegah gangguan pencernaan
- Bullying dapat meningkatkan risiko gangguan sistem pencernaan, seperti sindrom iritasi usus besar (IBS)
Jawaban: D Bullying dapat meningkatkan risiko gangguan sistem pencernaan, seperti sindrom iritasi usus besar (IBS)
Komentar
Kirim Komentar