Tanaman Hias dalam Ruangan yang Bisa Meningkatkan Kualitas Udara
Kualitas udara di dalam ruangan sering kali terganggu oleh berbagai sumber polusi, seperti bahan kimia dari produk rumah tangga, asap rokok, atau bahkan bahan baku furnitur. Salah satu solusi yang efektif dan alami untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanfaatkan tanaman hias. Selain mempercantik tampilan interior rumah, tanaman-tanaman tertentu juga memiliki kemampuan untuk menyaring polutan dan meningkatkan kualitas udara.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Berikut ini adalah beberapa jenis tanaman hias dalam ruangan yang dikenal mampu membersihkan udara secara alami:
1. Arrowhead

Tanaman arrowhead memiliki bentuk daun yang unik dan menarik perhatian. Tanaman ini mudah dirawat serta tumbuh baik dalam kondisi cahaya rendah. Arrowhead mampu menyerap polutan seperti formaldehida dan benzena, sehingga membantu meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan. Selain itu, tanaman ini juga bisa meningkatkan kelembapan udara, yang sangat baik untuk kesehatan pernapasan. Dengan perawatan minimal, arrowhead cocok ditempatkan di ruang tamu atau ruang kerja sebagai elemen dekoratif yang menyegarkan.
2. Aglaonema

Aglaonema atau Chinese evergreen merupakan tanaman hias populer dengan daun hijau bercorak menarik. Tanaman ini mampu tumbuh dalam kondisi pencahayaan rendah dan efektif dalam menyerap polutan seperti karbon monoksida dan formaldehida. Perawatannya cukup sederhana, hanya perlu disiram seminggu sekali dan menjaga agar tanah tetap lembap. Meskipun aman di dalam rumah, tanaman ini harus dijauhkan dari hewan peliharaan karena bersifat beracun.
3. Sirih Gading

Sirih gading adalah tanaman merambat yang mudah dirawat dan bisa tumbuh di berbagai kondisi pencahayaan. Tanaman ini mampu menyerap racun seperti formaldehida, benzena, dan karbon monoksida dari udara, menjadikannya sebagai pembersih udara alami. Pertumbuhannya cepat dan daunnya yang mengilap menambah estetika ruangan. Cukup siram saat tanah mulai kering untuk menjaga kesehatan tanaman ini.
4. Palma Areca

Palma areca adalah tanaman tropis yang sering digunakan sebagai dekorasi dalam ruangan. Tanaman ini efektif dalam menyaring polutan seperti benzena dan formaldehida dari udara. Areca memerlukan sinar matahari tidak langsung dan penyiraman rutin agar tumbuh subur. Tanaman ini juga aman bagi hewan peliharaan, sehingga cocok untuk keluarga yang memiliki hewan kesayangan.
5. Pakis Boston

Pakis boston terkenal karena kemampuannya menyerap racun dari udara, terutama dalam lingkungan yang lembap seperti kamar mandi. Tanaman ini membutuhkan kelembapan tinggi dan cahaya tidak langsung untuk tumbuh dengan baik. Selain sebagai penyaring udara alami, pakis boston juga mempercantik interior rumah dengan dedaunan hijau lebatnya. Pastikan tanah tetap lembap agar pakis ini tetap sehat dan segar.
6. Lili Perdamaian

Lili perdamaian adalah salah satu tanaman yang sangat efektif dalam membersihkan udara dengan bunga putihnya yang cantik. Tanaman ini mampu menyerap polutan seperti amonia dan formaldehida. Perawatannya cukup mudah, cukup letakkan di tempat teduh dan siram secara teratur. Namun, tanaman ini beracun bagi hewan peliharaan jika tertelan, jadi sebaiknya diletakkan di tempat yang aman dari jangkauan hewan.
7. Palma Bambu

Palma bambu merupakan pilihan populer untuk menghias rumah karena bentuknya yang elegan dan kemampuannya menyaring racun dari udara. Tanaman ini efektif dalam menyerap benzena dan formaldehida, sehingga cocok untuk meningkatkan kualitas udara. Palma bambu lebih suka tempat terang, tetapi tanpa sinar matahari langsung. Pastikan tanahnya tetap lembap dan tanaman ini aman untuk hewan peliharaan.
8. English Ivy

English Ivy dikenal karena kemampuannya menyerap racun seperti formaldehida dan karbon monoksida, memberikan manfaat bagi kualitas udara. Meskipun biasanya digunakan di luar ruangan, tanaman ini juga dapat tumbuh di dalam ruangan dengan pencahayaan yang cukup. Perawatannya minimal, cukup siram saat tanah mulai kering. Namun, tanaman ini bisa beracun bagi hewan peliharaan jika tertelan, jadi pastikan diletakkan di tempat aman.
9. Lidah Mertua

Lidah mertua adalah tanaman yang sangat tahan banting dan mudah dirawat. Tanaman ini mampu menyerap berbagai polutan seperti formaldehida dan benzena. Selain itu, lidah mertua melepaskan oksigen pada malam hari, sehingga cocok diletakkan di kamar tidur atau ruang tamu. Bentuk daunnya yang tegak memberi kesan estetis tanpa membutuhkan banyak sinar matahari langsung.
10. Spider Plant

Spider plant sangat mudah dirawat dan dikenal sebagai pembersih udara yang efisien. Tanaman ini mampu menyaring racun seperti formaldehida dan benzena dari udara, menjadikannya pilihan bagus bagi pemula dalam berkebun indoor. Pertumbuhannya yang cepat dan kemampuannya beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan membuatnya menjadi favorit banyak orang. Cukup berikan sedikit perawatan, dan spider plant akan memperindah ruangan.
Itulah rangkuman terkait deretan tanaman dalam ruangan yang bisa mencegah polusi. Semoga informasi di atas dapat membantu untuk memilih tanaman yang tepat, ya. Kira-kira dari kesepuluh tanaman di atas, manakah yang akan Mama pilih untuk ditanam?
Komentar
Kirim Komentar