3 Pemain Kunci Timnas Indonesia Lawan Irak - Trio Hadapi Kluivert Soal Starting XI

3 Pemain Kunci Timnas Indonesia Lawan Irak - Trio Hadapi Kluivert Soal Starting XI

Dunia gadget kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada 3 Pemain Kunci Timnas Indonesia Lawan Irak - Trio Hadapi Kluivert Soal Starting XI yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.


Pemain yang bisa menjadi kunci dalam laga Timnas Indonesia melawan Irak, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB, akan menjadi pertandingan hidup-mati bagi Garuda. Kehadiran laga ini sangat penting karena menentukan nasib timnas dalam upaya lolos ke Piala Dunia 2026.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.


Laga antara Timnas Indonesia melawan Irak pada Sabtu malam atau Minggu dini hari WIB tidak hanya sekadar pertandingan biasa. Ini adalah partai yang menentukan apakah Garuda mampu memenuhi mimpi mereka untuk tampil di Piala Dunia 2026.


Garuda harus menang atau tidak akan tersingkir dan pulang tanpa bisa mencapai tujuan yang telah diharapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, setiap pemain dan strategi yang dipilih pelatih sangat berpengaruh terhadap hasil akhir.

Sorotan tajam mengarah ke Patrick Kluivert, terutama setelah laga melawan Arab Saudi. Pemilihan starting line-up disinyalir menjadi penyebab kekalahan 2-3 Indonesia dari Arab Saudi. Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, mengonfirmasi bahwa terjadi perdebatan internal dengan Patrick Kluivert saat menentukan starting XI lawan Arab Saudi.

"Ya itu menjadi catatan kami terutama kemarin kita sebenarnya, saya sudah banyak berdiskusi dengan tim kepelatihan berkaitan dengan 11 pemain yang jadi starter," kata Sumardji dalam program Apa Kabar Indonesia Malam tvOne pada Kamis (9/10/2025).

"Saya sampaikan berulang kali mulai dari Yakob, mulai dari Klok, semua saya tanya satu-satu. Dan benar itu jadi perdebatan."


"Kondisi itu memang ya boleh dikatakan semua tergantung pelatih ya."
"Pelatih sudah mempersiapkan itu dari ujicoba-ujicoba sebelumnya," tambahnya.

Dengan kesalahan line-up yang terbukti keliru saat lawan Arab Saudi, diharapkan semacam ini tidak terulang lawan Irak. "Kalau kita lihat pertandingan semalam ya berbeda dari sebelum-sebelumnya," ujar Sumardji.

"Kalau sebelumnya pasti disitu ada Jay, ada Ridho lalu Justin dan hasilnya bagus gitu. Tapi ya kembali lagi bahwa semua ini adalah strategi yang dipilih Patrick Kluivert."
"Tentunya strategi ini sudah dipikirkan matang-matang. Dan pasti kita sudah diskusi dan setelah hasilnya tidak bagus tentu kita malam lakukan evaluasi, agar supaya tidak terulang lagi saat kita memilih 11 pemain," imbuhnya.

Calvin Verdonk
Satu pemain yang bisa dijadikan starter sejak awal laga untuk lawan Irak, di mana pada laga lawan Arab ia menderita cedera leher. Namun saat ini Verdonk dikabarkan telah fit.

"Alhamdulillah kondisi kebugaran pemain sampai sekarang baik semuanya, termasuk Calvin Verdonk," kata Sumardji pada Jumat (10/10/2025).
"Jadi sudah tidak ada lagi yang bicara tentang Verdonk," tambahnya.

Patrick Kluivert bisa menempatkan Calvin Verdonk sebagai gelandang bertahan menggantikan Marc Klok, seperti saat Timnas Indonesia melawan Lebanon September lalu. Atau pemain Lille bisa menempati pos bek tengah sebelah kiri seperti dalam formasi 3 bek era Shin Tae-yong.

Thom Haye
Masuknya Thom Haye di babak kedua saat lawan Arab Saudi terbukti meningkatkan intensitas serangan Indonesia. Melawan Irak, sangat masuk akal bila gelandang Persib Bandung itu bisa jadi starter dengan mendampingi Joey Pelupessy di lini tengah.

Thom diharapkan memberikan suplai bola ke striker-striker kita untuk memburu gol sejak awal laga.

Ole Romeny
Tidak bisa dipungkiri Patrick Kluivert menggantungkan gol untuk Timnas Indonesia kepada Ole Romeny. Sejauh ini penyerang Oxford United itu sudah mencetak 3 gol di bawah komando sang meneer.

Comebacknya dari cedera saat masuk di babak kedua ketika lawan Arab Saudi juga langsung memberikan impak. Berkat akselerasi Ole, Indonesia langsung mendapat penalti kedua akibat handsball pemain Arab Saudi yang ingin merebut bola dari Ole.

Laga terakhir membuktikan Ole sudah cukup fit untuk bermain sejak awal laga.

Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar