Jenis-Jenis Kepribadian dan Minat Terhadap Sensasi Adrenalin
Aktivitas seperti terjun payung, skydiving, atau olahraga ekstrem lainnya memang penuh energik dan menghadirkan atmosfer yang membara. Banyak orang merasa senang dengan sensasi adrenalin yang mengalir memenuhi nadi, sehingga memicu kobaran semangat. Namun, ada juga yang lebih nyaman dengan stabilitas serta rasa aman dan harmoni dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Sensasi adrenalin tidak hanya bisa diperoleh melalui aktivitas ekstrem, tetapi juga dari keputusan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, melewati jalur baru ketika pulang kerja, melakukan presentasi secara spontan, atau bahkan mengikuti kompetisi bisa cukup membangkitkan degup jantung.
Melalui survei yang dilakukan oleh sebuah platform tes kepribadian online yang sangat populer di seluruh dunia, berikut adalah tipe kepribadian MBTI yang cenderung menjadi adrenaline junkies atau penggemar adrenalin.
Apa Itu MBTI?
MBTI adalah singkatan dari Myers–Briggs Type Indicator, yaitu alat atau model pengukuran kepribadian yang dirancang untuk memahami cara seseorang berpikir, berperilaku, dan berinteraksi dengan dunia. Dengan menggunakan empat dimensi utama, MBTI membantu seseorang memahami bagaimana mereka mengambil keputusan, berinteraksi dengan orang lain, dan menangani tekanan.

1. Analysts, Si Pemikir Nekat (89,01 persen)
Bagi Analysts, adrenalin adalah bahan bakar untuk menguji diri. Mereka antusias mengikuti kompetisi ide, berani mengambil jurusan atau pekerjaan penuh tantangan, bahkan tanpa ragu mencoba panjat tebing atau lari maraton. Tipe seperti ENTP dan ENTJ bahkan hampir 90 persen mengaku suka tantangan ekstrem. Tantangan bukan sekadar hiburan, tapi ajang pembuktian bahwa logika dan keberanian mereka sejalan.
2. Diplomats, Si Pemberani Berhati (81,38 persen)
Diplomats cenderung berani mencoba hal baru, tapi tetap ada pertimbangan hati nurani. Mereka bisa spontan setuju ikut konser atau traveling jauh, tapi tetap akan memikirkan siapa yang mereka ajak atau bagaimana dampaknya ke orang lain. Tipe ENFP dan ENFJ cocok dengan aktivitas tersebut. Bagi mereka, sensasi adrenalin terasa saat ada interaksi sosial, bukan semata aktivitas fisik.
3. Explorers, Si Petualang Santai (71,38 %)
Explorers lebih dikenal dengan spontanitasnya. Tipe ESTP dikenal paling suka ambil risiko. Mereka bisa tiba-tiba ikut road trip tanpa rencana, mencoba kuliner ekstrem, atau mengambil jalur berbeda dalam perjalanan pulang. Tidak selalu mencari bahaya, tapi fleksibilitas Explorers membuat adrenalin jadi bonus dari gaya hidup variasi.
4. Sentinels, Si Zona Aman (64,72 %)
Sentinels lebih nyaman dan stabil dalam rutinitasnya. Tipe ISFJ dan ISTJ menduduki peringkat paling rendah dalam survei. Bagi mereka, adrenalin bisa datang lewat hal sederhana, seperti berani beropini di rapat besar, mencoba resep baru, atau mengatur perjalanan wisata rombongan. Mereka bukan peminat mencari bahaya, karena rasa aman dan teratur jauh lebih menenangkan.
Kesimpulan
Melalui survei tadi, Analysts (Analis) menempati posisi pertama dalam pencarian adrenalin, sementara Sentinels (Penjaga) lebih memilih kenyamanan. Namun faktanya, adrenalin dapat berbentuk berbagai macam, dari yang paling ekstrem seperti terjun payung hingga hal sederhana seperti mencoba resep baru. Jadi, adrenaline junkies versi apa yang paling kamu nikmati?
Komentar
Kirim Komentar