
Peningkatan Kualitas Hidup Lansia DKI Jakarta
Di penghujung tahun 2025, perhatian masyarakat DKI Jakarta kembali mengarah pada Kartu Lansia Jakarta (KLJ). Program ini menjadi salah satu langkah penting dari Pemprov DKI dalam memastikan lansia, terutama yang hidup dalam kondisi ekonomi dan sosial rentan, tetap mendapatkan bantuan kebutuhan dasar mereka. KLJ tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga menjadi instrumen bagi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan lansia dan menjaga kualitas hidup mereka.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pemprov DKI menekankan bahwa ketepatan data adalah kunci penyaluran bantuan. Setiap calon penerima KLJ harus melalui mekanisme validasi yang lebih ketat agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Langkah-langkah validasi meliputi:
- Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) – Basis data nasional untuk program kesejahteraan.
- Pemutakhiran Mandiri di Kelurahan (MPM) – Lansia atau keluarga dapat memperbarui data langsung di kelurahan masing-masing.
- Pengecekan lapangan oleh petugas – Petugas melakukan verifikasi fisik untuk memastikan kondisi lansia sesuai data.
Pendekatan ini dirancang agar KLJ tepat sasaran, menjangkau lansia yang benar-benar membutuhkan, serta meminimalisir bantuan yang salah alamat.
Bantuan KLJ Tahun 2025: Rp900.000 Per Triwulan
Skema bantuan KLJ tetap sama dengan tahun sebelumnya. Lansia penerima KLJ mendapatkan Rp300.000 per bulan, yang dicairkan setiap tiga bulan sekali, sehingga setiap tahap pencairan bernilai Rp900.000. Bantuan ini bisa digunakan untuk:
- Membeli kebutuhan pangan bergizi
- Pembelian obat-obatan atau vitamin
- Biaya transportasi
- Kebutuhan harian mendesak
Bantuan ini sangat penting bagi lansia yang mengalami penurunan pendapatan atau memiliki kebutuhan kesehatan yang meningkat.
Cara Mudah Cek Status KLJ
Pemprov DKI menyediakan beberapa metode agar keluarga dan lansia dapat mengecek status KLJ dengan mudah. Berikut beberapa cara yang bisa digunakan:
-
SILADU (Sistem Informasi Kesejahteraan Terpadu)
Buka situs siladu.jakarta.go.id
Masukkan NIK lansia
Klik Cek NIK
Status akan muncul: aktif, proses validasi, atau tidak terdaftar
SILADU fokus pada program lokal DKI seperti KLJ, KPDJ, dan KAJ, sehingga datanya lebih akurat. -
Aplikasi JAKI
Buka aplikasi JAKI dan login dengan akun terdaftar
Pilih menu Bantuan Sosial
Masukkan NIK lansia untuk melihat status bantuan
Aplikasi ini memudahkan pemantauan berbagai program sosial sekaligus. -
Kantor Kelurahan
Datang ke kelurahan sesuai KTP
Bawa KTP dan KK
Petugas DTKS akan memeriksa status melalui sistem internal
Bisa sekaligus memperbarui data jika ada perubahan domisili atau anggota keluarga
Metode ini ideal untuk lansia yang tidak memiliki akses internet atau smartphone.
Komentar
Kirim Komentar