Malaysia Jadi Tuan Rumah SEA Games 2027 dengan Konsep Keragaman Budaya Negeri Jiran

Malaysia Jadi Tuan Rumah SEA Games 2027 dengan Konsep Keragaman Budaya Negeri Jiran

Kabar lapangan tengah memanas hari ini. Terkait Malaysia Jadi Tuan Rumah SEA Games 2027 dengan Konsep Keragaman Budaya Negeri Jiran, para fans tentu sudah menanti kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.
Malaysia Jadi Tuan Rumah SEA Games 2027 dengan Konsep Keragaman Budaya Negeri Jiran

Penutupan SEA Games 2025: Estafet Tuan Rumah ke Malaysia

Upacara penutupan SEA Games 2025 resmi berakhir setelah digelar di Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok, Sabtu malam 20 Desember 2025. Acara ini menjadi momen penting dalam sejarah olahraga Asia Tenggara, sekaligus menandai berakhirnya penyelenggaraan ajang multievent dua tahunan yang telah memperkuat persatuan dan sportivitas antar negara peserta.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pada upacara tersebut, estafet tuan rumah SEA Games selanjutnya diserahkan kepada Malaysia. Prosesi penyerahan bendera Federasi SEA Games diikuti dengan pengibaran bendera nasional Malaysia sebagai tanda bahwa negara tersebut akan menjadi tuan rumah SEA Games 2027. Momen ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh delegasi negara peserta yang hadir di acara penutupan.

Malaysia kemudian memperkenalkan pertunjukan budaya bertajuk "Rhythm in Harmony". Pertunjukan ini menggambarkan keberagaman etnis dan budaya Negeri Jiran, sekaligus menjadi gambaran awal konsep penyelenggaraan SEA Games 2027 dan promosi pariwisata Malaysia kepada kawasan Asia Tenggara.

Tema Upacara Penutupan: "The Sound of Whistle"

Upacara penutupan SEA Games 2025 berlangsung meriah dengan mengusung tema "The Sound of Whistle". Konsep ini memiliki makna mendalam, di mana peluit bukan sekadar penanda akhir pertandingan, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru bagi para atlet. Ribuan atlet, ofisial, relawan, dan penonton larut dalam suasana kebersamaan saat parade atlet dari 54 cabang olahraga mengisi lapangan utama stadion.

Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand Artthakorn Sirilatthayakorn menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, ofisial, dan negara peserta yang telah turut menyukseskan SEA Games ke-33. Ia menegaskan bahwa ajang ini tidak hanya tentang perolehan medali, tetapi juga tentang persahabatan, sportivitas, dan persatuan kawasan Asia Tenggara.

Moment Emosional dan Reflektif

Puncak seremoni ditandai dengan pemutaran video kilas balik momen-momen terbaik SEA Games 2025, sebelum api obor SEA Games dipadamkan secara simbolis. Prosesi pemadaman api diiringi bunyi peluit yang ditiup serentak oleh penonton di stadion. Hal ini menciptakan suasana emosional sekaligus reflektif atas perjuangan para atlet selama kompetisi berlangsung.

Penutupan SEA Games 2025 ditutup dengan pertunjukan perayaan bertajuk "The Sound of Champions". Lagu-lagu populer mengiringi para atlet yang turun ke lapangan untuk merayakan kebersamaan. Hal ini menegaskan bahwa kemenangan dalam SEA Games tidak hanya diukur dari medali, tetapi juga dari semangat juang dan persaudaraan yang terbangun.

Kini Beralih ke Malaysia

Dengan berakhirnya SEA Games 2025, perhatian kini beralih ke Malaysia yang akan menjadi tuan rumah SEA Games 2027. Ajang ini diharapkan dapat membawa nuansa baru dalam penyelenggaraan olahraga kawasan Asia Tenggara, serta memperkuat hubungan antar negara melalui persatuan dan persahabatan.


Kesimpulan: Jangan lewatkan aksi atlet/tim kebanggaan Anda. Simak terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar