
Pertandingan Fiorentina vs Udinese Berakhir dengan Kekalahan Telak
Pertandingan Serie A Italia antara Fiorentina dan Udinese yang berlangsung pada Senin dari dini hari (22/12/2025) berubah menjadi momen sulit bagi tim tamu. Bermain di markas Fiorentina, yaitu Artemio Franchi, Udinese harus menerima kekalahan telak dengan skor 1-5. Hasil ini tidak lepas dari kartu merah cepat yang dialami Maduka Okoye dan ketidakstabilan susunan pemain setelah insiden krusial tersebut.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Laga baru berjalan selama 8 menit ketika kiper utama Udinese, Maduka Okoye, melakukan pelanggaran keras di luar kotak penalti. Wasit Maurizio Mariani langsung mengeluarkan kartu merah tanpa ragu. Keputusan ini segera mengubah dinamika pertandingan. Kehilangan penjaga gawang utama sejak awal memaksa pelatih Kosta Runjaic untuk melakukan perubahan darurat dalam susunan pemain.
Razvan Sava harus masuk lebih cepat, sementara struktur pertahanan Udinese kehilangan ketenangan. Tekanan mental dan taktikal langsung terlihat jelas dari statistik. Dengan keunggulan jumlah pemain, Fiorentina tampil sangat dominan. Mereka mencatat 57% penguasaan bola di babak pertama dan unggul dalam xG 1.31 berbanding 0.25. Gol demi gol lahir melalui Rolando Mandragora, Albert Gudmundsson, hingga sundulan Cher Ndour sebelum turun minum.
Susunan pemain Fiorentina terlihat solid dalam skema penguasaan bola pendek. Akurasi operan mencapai 87%, menunjukkan kontrol penuh atas jalannya pertandingan. Moise Kean menjadi mimpi buruk lini belakang Udinese dengan pergerakan agresifnya.
Memasuki babak kedua, Fiorentina semakin menggila. Penguasaan bola melonjak menjadi 69%, dengan xG tambahan 1.73. Moise Kean mencetak dua gol cepat, termasuk penyelesaian klinis menit ke-68 yang menegaskan keunggulan tuan rumah.
Udinese sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol spektakuler Oumar Solet dari luar kotak penalti, namun itu tak cukup menutupi kerusakan yang terjadi sejak kartu merah Okoye. Susunan pemain Udinese terlihat kehilangan keseimbangan, dengan lini tengah kalah duel dan pertahanan sering terlambat menutup ruang.
Absennya Maduka Okoye membuat Udinese kehilangan pemimpin di lini belakang. Koordinasi bek tengah dan penjaga gawang pengganti tidak berjalan mulus, terbukti dari xGOT Fiorentina yang mencapai 1.81 di babak pertama.
Sebaliknya, Fiorentina menunjukkan kedalaman skuad yang solid. Pergantian pemain seperti masuknya Christian Kouame dan Roberto Piccoli tetap menjaga intensitas serangan. Ini menegaskan keunggulan taktik dan kualitas individu La Viola.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Pertandingan
-
Kartu Merah Okoye
Kartu merah yang diterima Maduka Okoye pada menit ke-8 menjadi titik balik dalam pertandingan. Kehilangan penjaga gawang utama membuat Udinese harus bermain dengan 10 pemain sejak awal, sehingga mengurangi kemampuan mereka dalam bertahan dan menyerang. -
Dominasi Fiorentina
Fiorentina berhasil menguasai permainan sejak awal. Mereka memiliki penguasaan bola yang tinggi dan efisiensi dalam menciptakan peluang. Dalam babak pertama saja, mereka mampu mencetak tiga gol, yang menunjukkan dominasi yang nyata. -
Ketidakstabilan Udinese
Setelah kehilangan Okoye, Udinese kesulitan menemukan ritme permainan yang stabil. Lini pertahanan mereka rentan terhadap tekanan, dan lini tengah tidak mampu mengimbangi serangan lawan. -
Peran Moise Kean
Moise Kean menjadi salah satu pilar penting dalam kemenangan Fiorentina. Ia mencetak dua gol dalam pertandingan ini, membuktikan kemampuannya sebagai striker yang mematikan. -
Strategi Pelatih Fiorentina
Pelatih Fiorentina berhasil mengatur strategi yang tepat. Mereka mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan menjaga intensitas serangan sepanjang pertandingan.
Komentar
Kirim Komentar