
, 25 Agustus -- Sejumlah orang melakukan aksi duduk di depan rumah Segunbagicha Penasihat Ketua BNP Fazlur Rahman pada hari Senin, menuntut pengusiran dia dari partai dan penangkapannya atas apa yang mereka katakan sebagai 'pernyataan merendahkan dan menyesatkan'nya tentang Kudeta Juli.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Di bawah bendera 'Sadharan Chhatra-Chhatri', para demonstran duduk di jalan di depan rumah Fazlur Rahman pada pagi hari dan bersorak menuntut tindakan hukum terhadapnya.
Protes ini datang sehari setelah BNP mengeluarkan surat peringatan kepada Fazlur Rahman terkait komentarnya yang "menyinggung" berulang kali mengenai Pemberontakan Juli.
Personel penegak hukum juga dikerahkan di area tersebut untuk mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan.
Petugas Stasiun Polisi Ramna yang bertanggung jawab (OC) Golam Faruk mengatakan beberapa pengunjuk rasa sedang melakukan demonstrasi di depan rumah pemimpin BNP Fazlur Rahman, menuntut pemecatannya dari partai dan penangkapannya, tetapi polisi tetap waspada.
BNP pada hari Minggu mengeluarkan surat peringatan kepada Fazlur Rahman, anggota Dewan Penasihat Ketua Partai, terkait pernyataannya yang disebut oleh partai sebagai 'aneh dan tidak senonoh' mengenai pemberontakan massa bulan Juli-Agustus.
Ia diminta untuk menjelaskan dalam waktu 24 jam mengapa tindakan disiplin tidak boleh diambil terhadapnya.
Komentar
Kirim Komentar