Simpan 7 Bahan Ini di Lemari, Pakaian Jadi Wangi dan Bebas Kusam

Simpan 7 Bahan Ini di Lemari, Pakaian Jadi Wangi dan Bebas Kusam

Media sosial sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Simpan 7 Bahan Ini di Lemari, Pakaian Jadi Wangi dan Bebas Kusam. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Tips Mengharumkan Lemari dengan Bahan Alami

Lemari pakaian yang pengap bisa membuat pakaian kembali berbau apek, bahkan setelah dicuci dan disetrika. Namun, ada beberapa cara alami yang bisa digunakan untuk menjaga lemari tetap segar tanpa perlu mengandalkan pengharum sintetis. Berikut ini adalah beberapa bahan alami yang efektif dan aman untuk digunakan.

Kayu Cedar

Kayu cedar sudah lama dikenal sebagai bahan alami yang membantu menjaga kesegaran lemari. Aroma alami dari kayu ini mampu menyerap kelembapan, menetralkan bau apek, serta mengusir serangga yang bisa merusak kain. Saat ini, kayu cedar tersedia dalam bentuk balok yang praktis ditempatkan di rak lemari, digantung di hanger bersama jaket wol, atau disimpan di laci pakaian berbahan halus. Untuk hasil optimal, kayu cedar sebaiknya diganti setiap satu tahun sekali.

Herbal Kering

Herbal kering seperti eucalyptus, rosemary, dan lavender dapat memberikan aroma lembut sekaligus menyamarkan bau pengap di dalam lemari. Minyak alami dari herbal dilepaskan secara perlahan, sehingga wanginya tidak menyengat dan aman untuk kain. Herbal bisa diikat kecil-kecil dan digantung di dalam lemari atau diletakkan di sudut rak. Ganti setiap dua bulan atau ketika aromanya mulai menghilang.

Arang Aktif

Bagi yang tidak menyukai aroma tambahan, arang aktif menjadi solusi efektif. Bahan ini bekerja dengan menyerap bau dan kelembapan, bukan menutupinya. Simpan arang aktif dalam kantong kain dan letakkan di sudut lemari, rak sepatu, atau bagian belakang lemari yang jarang terkena udara. Arang dapat digunakan kembali dengan cara dijemur di bawah sinar matahari langsung selama beberapa jam setiap bulan.

Soda Kue

Soda kue dikenal ampuh menyerap bau dan menjaga udara tetap segar. Penggunaannya juga sangat sederhana. Masukkan soda kue ke dalam wadah kecil, tutup dengan kain tipis agar udara tetap bisa masuk, lalu letakkan di lantai atau rak lemari. Akan tetapi, soda kue perlu diganti setiap satu hingga dua bulan, terutama jika lemari cenderung lembap.

Sabun Batang

Sabun batang yang memiliki aroma lembut bisa dimanfaatkan sebagai pengharum lemari. Aroma sabun akan menyebar perlahan dan memberi kesan bersih pada pakaian. Agar aman, masukkan sabun ke dalam kantong kain atau jaring sebelum diletakkan di lemari atau laci. Aroma seperti lavender, citrus, dan linen cocok digunakan karena segar namun tidak menyengat.

Pengharum Buatan Sendiri

Pengharum lemari juga bisa dibuat sendiri menggunakan kantong kain kecil yang diisi herbal kering atau campuran rempah. Kantong ini bisa diletakkan di rak, laci, atau kotak penyimpanan linen. Selain fungsional, tampilannya juga memberi sentuhan dekoratif klasik di dalam lemari.

Lilin Beraroma

Alternatif lain yang cukup tahan lama adalah lilin beraroma. Lilin mampu menyimpan aroma lebih stabil dan melepaskannya secara perlahan ke udara. Batangan lilin dapat diletakkan di dalam kantong kain atau digantung di sudut lemari. Aroma citrus, lavender, rosemary, dan eucalyptus menjadi pilihan populer untuk menjaga kesegaran lemari pakaian.

Dengan menggunakan bahan-bahan alami ini, lemari pakaian Anda akan tetap segar dan nyaman digunakan tanpa mempergunakan bahan kimia yang berpotensi merusak kain atau lingkungan.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar