Tidak Hanya Nutrisi, ASI Juga Kaya Antibodi untuk Anak

Tidak Hanya Nutrisi, ASI Juga Kaya Antibodi untuk Anak

Dunia medis kali ini membahas topik yang penting bagi kita. Terkait Tidak Hanya Nutrisi, ASI Juga Kaya Antibodi untuk Anak, banyak hal penting yang perlu Anda ketahui. Simak penjelasannya.

Apa Itu Antibodi dalam ASI?


Mama, tahu nggak kalau dalam setiap tetes ASI tersimpan protein pelindung yang disebut antibodi? Fungsinya adalah membantu membangun sistem kekebalan tubuh bayi sejak dini.
Antibodi dalam ASI bekerja seperti sistem pertahanan alami yang diturunkan langsung dari tubuh mama. Di dalam ASI terdapat berbagai jenis antibodi, yaitu IgA, IgM, dan IgG, serta bentuk spesialnya seperti SIgA yang punya peran penting dalam melindungi bayi dari kuman.
Kolostrum, yaitu ASI pertama yang keluar setelah melahirkan, mempunyai kandungan SIgA paling tinggi. Antibodi ini bekerja dengan cara melapisi hidung, tenggorokan, dan saluran pencernaan bayi agar bakteri dan virus tidak mudah menempel atau menyebabkan infeksi.
Menariknya lagi, ketika Mama sakit atau terpapar virus, tubuh Mama akan otomatis memproduksi antibodi baru dan langsung menyalurkannya lewat ASI. Inilah alasan mengapa ASI disebut sebagai perlindungan alami pertama yang disesuaikan dengan kebutuhan si Kecil.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Kapan ASI Mengandung Antibodi?


Sejak hari pertama, ASI sudah mengandung antibodi pelindung. Kolostrum menjadi bentuk awal perlindungan itu dan tetap bermanfaat selama Mama menyusui.
Kandungan antibodi di ASI akan terus beradaptasi mengikuti kondisi kesehatan mama dan si Kecil. WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, lalu dilanjutkan hingga usia 2 tahun atau lebih. Antibodi dalam ASI tetap berfungsi meski bayi sudah mulai makan makanan padat.
Selama Mama masih bisa menyusui, manfaat antibodi dalam ASI akan terus melindungi si Kecil setiap harinya.

Manfaat Antibodi dalam ASI untuk Si Kecil


Beragam penelitian yang dirangkum Healthline membuktikan bahwa antibodi dalam ASI memberikan banyak manfaat untuk bayi, seperti:
Menurunkan risiko infeksi telinga tengah hingga 43%.
Mengurangi kemungkinan infeksi saluran pernapasan hingga usia 4 tahun.
Menurunkan risiko flu dan pilek sampai 35%.
Mengurangi infeksi saluran pencernaan hingga 50% dan menurunkan risiko rawat inap karena diare sebesar 72%.
Menekan risiko kerusakan jaringan usus (necrotizing enterocolitis) pada bayi prematur hingga 60%.
Mengurangi peluang terkena penyakit radang usus (IBD) sebesar 30%.
Menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 24–35%.
Mengurangi risiko leukemia anak hingga 20%.
* Menurunkan peluang obesitas hingga 13%.

Antibodi dalam ASI berperan penting melindungi si Kecil dari berbagai penyakit dan membantu membangun sistem kekebalan tubuhnya. Setiap tahap menyusui punya manfaat tersendiri, termasuk perlindungan yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Dengan terus memberikan ASI, Mama membantu si Kecil tumbuh lebih sehat dan kuat sejak awal kehidupan.

5 Hal Mengenai Kolostrum yang Mengandung Antibodi

Kolostrum adalah ASI pertama yang keluar setelah melahirkan dan memiliki kandungan antibodi yang sangat tinggi. Berikut beberapa hal penting tentang kolostrum:
Kolostrum kaya akan SIgA, antibodi yang sangat efektif dalam melindungi saluran pencernaan dan saluran pernapasan bayi.
Kolostrum mengandung nutrisi yang sangat penting untuk perkembangan awal bayi.
Kolostrum memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu melindungi bayi dari berbagai infeksi.
Kolostrum juga membantu mengurangi risiko bayi kuning.
* Kolostrum merupakan bentuk perlindungan alami yang sangat efektif bagi bayi baru lahir.

5 Jenis Antibodi yang Terdapat di Kandungan ASI untuk Melawan Infeksi

ASI mengandung berbagai jenis antibodi yang berperan penting dalam melawan infeksi. Beberapa di antaranya adalah:
IgA – Bertindak sebagai lapisan pelindung di saluran pencernaan dan saluran pernapasan.
IgM – Bertanggung jawab atas respons imun awal terhadap patogen.
IgG – Memberikan perlindungan jangka panjang terhadap infeksi.
SIgA – Bentuk khusus dari IgA yang sangat efektif dalam melindungi bayi dari kuman.
Lactoferrin* – Protein yang memiliki sifat antimikroba dan membantu melawan infeksi.

Manfaat Kolostrum untuk Bayi, Mencegah Bayi Kuning

Kolostrum tidak hanya kaya akan antibodi, tetapi juga memiliki manfaat lain yang sangat penting bagi bayi. Salah satunya adalah mencegah bayi kuning. Kolostrum membantu menjaga kadar bilirubin dalam darah bayi sehingga risiko bayi kuning dapat diminimalkan. Selain itu, kolostrum juga berperan dalam mempercepat proses pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Dengan memberikan kolostrum secara dini, Mama dapat memberikan dasar kesehatan yang kuat bagi si Kecil.

Kesimpulan: Semoga informasi ini bermanfaat bagi kesehatan Anda dan keluarga. Jaga selalu kesehatan dengan pola hidup yang baik.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar