
aiotrade–
Berikut adalah efek samping yang bisa terjadi jika kalian membiarkan kulit jok motor bekas mengalami kerusakan, seperti robek atau bolong.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Dengan semakin lama penggunaan, kulit jok standar maupun custom bisa mengalami kerusakan. Hal ini bisa terjadi karena berbagai faktor, termasuk paparan cuaca atau penggunaan yang berlebihan. Jika motor digunakan saat hujan, kondisi ini bisa memperparah masalah.
Bila kulit jok dalam keadaan robek, maka beberapa risiko bisa terjadi. Berikut tiga efek samping yang sering muncul:
1. Air Masuk ke Busa Jok
Ketika kulit jok mengalami robekan, air hujan atau air dari proses pencucian motor akan mudah masuk melalui celah tersebut. Ini menyebabkan busa jok menjadi basah.
“Kulit jok yang robek membuat air meresap masuk ke bagian dalam busa jok dan bisa saja masuk ke dalam bagasi,” ujar Ajum, pemilik bengkel Berkah Jok Motor di Citayam, Depok, Jawa Barat.

Dampaknya, air yang merembes masuk ke bagasi bisa menyebabkan ruang penyimpanan menjadi lembab dan bau. Jika sudah demikian, barang yang disimpan di dalam bagasi rentan mengalami kerusakan.
2. Busa Mengeras dan Menipis
Jika busa jok terus-menerus terkena air, maka seiring waktu busa akan mengeras dan menipis. Hal ini menyebabkan jok tidak lagi empuk dan nyaman untuk duduki.
“Badan juga bisa cepat pegal karena jok tidak nyaman. Busa juga bisa mengeras,” tambah Ajum.
3. Berkendara Jadi Tidak Nyaman
Busa yang mengeras dapat menyebabkan rasa sakit atau pegal pada punggung, terutama ketika berkendara jarak jauh. Ini juga bisa mengganggu konsentrasi pengemudi.
Belum lagi, kulit jok yang robek bisa menyebabkan air meresap ke bagian bokong saat duduk. Hal ini tentu sangat tidak nyaman dan bisa memengaruhi kenyamanan berkendara.
Penyebab Kulit Jok Motor Robek
Ada beberapa alasan mengapa kulit jok motor bisa mengalami kerusakan. Beberapa di antaranya adalah akibat cakaran hewan seperti kucing, motor terjatuh, atau sering membawa beban berlebih.
Selain itu, kulit jok motor juga bisa robek atau bolong karena usia pemakaian yang sudah cukup lama. Jika kulit jok sering terpapar sinar matahari langsung atau hujan, tekstur kulit bisa menjadi licin dan tipis.
“Jika tekstur kulit jok sudah licin, lebih baik segera diganti dengan yang baru,” kata Ajum.
Nah itu tadi tiga efek samping yang bisa terjadi jika kulit jok motor dibiarkan dalam kondisi robek. Dengan menjaga kondisi jok secara rutin, maka kenyamanan berkendara bisa tetap terjaga.
Komentar
Kirim Komentar