
YOGYAKARTA, aiotrade
Destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini semakin menarik dengan hadirnya sebuah restoran yang diberi nama 'on the rock'. Lokasinya berada di sekitar Pantai Drini, dan memiliki konsep unik dengan pintu masuk yang membelah pegunungan.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pada acara soft opening, pengunjung disuguhi lukisan sepanjang 100 meter yang terletak di pinggir pantai. Konsep ini memberikan kesan yang berbeda dibandingkan tempat-tempat lain. Saat memasuki area on the rock, pengunjung akan melalui tangga dan berjalan di tengah perbukitan yang terbelah, menciptakan suasana seperti berada di Pantai Pendawa, Bali.
Di sekitar kawasan ini, pengunjung juga akan melihat patung besar di dekat kawasan Pantai Drini dari ketinggian. Menurut perwakilan manajemen on the rock, Tarko, kapasitas tempat duduk yang tersedia adalah 400 kursi, namun dapat menampung hingga 4.000 pengunjung.
Tarko menjelaskan bahwa konsep restoran ini dirancang agar pengunjung dapat menikmati pemandangan pantai sambil bersantap. Ada beberapa lokasi yang bisa dikunjungi, antara lain area di bawah langsung ke kawasan pantai dan bangunan di atas. Selain itu, terdapat juga ruang dalam ruangan (indoor).
Untuk tiket masuk, pada masa soft opening saat ini, harga tiket sebesar Rp40.000 untuk hari biasa dan Rp50.000 pada akhir pekan serta libur. Restoran ini juga menyediakan berbagai menu lokal dan internasional.
"Resto dengan menikmati view pantai, pakai tiket," ujar Tarko.
Menurutnya, saat ini on the rock telah menampung puluhan pegawai, sebagian besar merupakan penduduk setempat. Proses pelatihan sedang berlangsung karena baru saja dibuka.
"T masih dalam tahap soft opening, nanti akan dilakukan seleksi siapa yang menjadi kepala dan posisi lainnya," tambah dia.
Pada acara soft opening hari ini, juga digelar berbagai pertunjukan seperti tarian, DJ, dan seniman. Salah satu seniman yang turut berpartisipasi adalah Nasirun, yang melukis di kain sepanjang 100 meter di Pantai Drini.
Nasirun menjelaskan bahwa ia menggunakan air laut untuk mencampur cat, dan melukiskan di atas kain sepanjang 100 meter.
"Melukis menggunakan air dari pantai Drini. Saya melukis dengan menggunakan air di Pantai Drini, dan untuk catnya menggunakan cat sendi yang bukan pewarna kimia. Warna yang digunakan juga diracik dengan air Pantai Drini," kata dia.
Seorang pengunjung asal Jakarta, Maria, mengaku cukup takjub dengan destinasi baru ini.
"Sangat bagus ya, berbeda dengan tempat yang lain," ucap dia.
Komentar
Kirim Komentar