
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pernyataan Penting Gus Yahya dalam Musyawarah Kubro
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau lebih dikenal sebagai Gus Yahya, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan seluruh keputusan yang dihasilkan dari Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada Minggu (21/12). Dalam pernyataannya di Jakarta, ia menegaskan bahwa dirinya sepenuhnya taat dan tunduk terhadap keputusan yang disepakati oleh PWNU (Pengurus Wilayah NU) dan PCNU (Pengurus Cabang NU), serta tafsir para mustasyar.
Gus Yahya mengungkapkan dua poin penting dalam taklimatnya. Pertama, ia menyatakan keterbukaannya untuk diperiksa dan ditabayunkan atas berbagai tuduhan yang ditujukan kepadanya. Ia meminta agar proses tersebut dilakukan secara terbuka dengan menghadirkan bukti dan saksi yang sah.
"Saya terbuka untuk diperiksa dan ditabayunkan atas apa pun yang dituduhkan kepada saya, melalui cara apa pun, dengan menghadirkan seluruh bukti dan saksi yang diperlukan," ujarnya.
Keinginan Gus Yahya untuk Islah
Dalam taklimat kedua, Gus Yahya menegaskan bahwa sejak awal dirinya ingin mencari jalan keluar melalui islah atas dinamika yang terjadi di tubuh NU. Ia menekankan bahwa islah yang dimaksud harus berpijak pada kebenaran, bukan kompromi terhadap kebatilan.
"Sejak detik pertama saya senantiasa menginginkan islah. Saya siap bina al-haq bina al-haq bina al-haq, bukan bina al-batil," katanya.
Ia juga menegaskan sikap taslim dan kepatuhan penuh terhadap keputusan yang dihasilkan melalui kesepakatan PWNU, PCNU, serta tafsir para mustasyar yang menjadi rujukan dalam Musyawarah Kubro.
Upaya Menghubungi Rais Aam PBNU
Gus Yahya mengaku telah berupaya menghubungi Rais Aam PBNU untuk meminta waktu bertemu guna menindaklanjuti kesepakatan forum. Namun, hingga saat ini, belum ada respons yang diterimanya.
"Begitu mendengar kesepakatan PWNU dan PCNU, saya langsung mengirim pesan kepada Rais Aam untuk memohon waktu bertemu. Sampai sekarang saya belum mendapatkan jawaban," tuturnya.
Dia akan menunggu hingga batas waktu 3x24 jam sebelum melaporkan hasilnya kepada forum. "Saya akan menunggu sampai 3x24 jam, dan selanjutnya akan saya laporkan hasilnya," katanya.
Komentar
Kirim Komentar