Penyebab dan Jenis-Jenis Benjolan di Kelopak Mata
Banyak orang mengira bahwa benjolan di kelopak mata sama dengan jerawat. Meskipun keduanya bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, benjolan di kelopak mata memiliki perbedaan yang signifikan dari jerawat biasa yang muncul di wajah.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Benjolan di kelopak mata dapat disebabkan oleh berbagai faktor dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Beberapa di antaranya berwarna putih, merah, atau kuning. Meski kebanyakan dari mereka tidak terlalu serius, penting untuk mengetahui jenis-jenisnya agar bisa mengatasinya secara tepat.
1. Bintitan

Bintitan adalah jenis benjolan di kelopak mata yang paling umum. Penyebab utamanya adalah bakteri yang masuk ke kelenjar minyak di bagian kelopak mata. Benjolan ini berbentuk bulat dan berwarna merah, biasanya muncul di dekat bulu mata. Bintitan dapat menyebabkan rasa sakit pada kelopak mata dan membuat mata lebih sensitif terhadap cahaya. Selain itu, kondisi ini juga bisa menyebabkan mata terasa gatal atau berair.
2. Xanthelasma

Xanthelasma adalah benjolan berwarna kuning yang tidak berbahaya. Penyebabnya adalah penumpukan lemak di bawah kulit. Kebanyakan penderita Xanthelasma adalah orang yang berusia 35 hingga 55 tahun. Dalam beberapa kasus, Xanthelasma bisa menjadi tanda adanya kadar kolesterol yang tinggi.
3. Kalazion

Kalazion adalah benjolan yang sering muncul di kelopak mata akibat inflamasi karena kelenjar minyak atau kelenjar air mata tersumbat. Berbeda dengan bintitan yang muncul di dekat bulu mata, kalazion biasanya muncul jauh di dalam kelopak mata. Kebanyakan kasus kalazion tidak menyebabkan rasa sakit, tetapi bisa hilang dengan pengobatan rumahan atau obat bebas. Jika ukurannya besar, kalazion bisa mengganggu penglihatan.
4. Milia

Milia adalah jenis benjolan yang paling sering muncul di kelopak mata. Benjolan ini berwarna putih dan muncul di permukaan kulit. Milia juga bisa muncul di area lain seperti dahi, pipi, atau bahkan alat kelamin. Penyebabnya adalah keratin yang terperangkap di bawah permukaan kulit. Penyebab milia bisa bervariasi, termasuk cedera atau kondisi medis lainnya.
Meskipun milia tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya, jika mengganggu penglihatan, penderita bisa memilih pengangkatan melalui pembedahan.
Tips Mengatasi Masalah Mata
Jika Anda mengalami benjolan di kelopak mata, penting untuk mengidentifikasi jenisnya dan mengambil langkah yang tepat. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika kondisi tersebut tidak membaik atau mengganggu aktivitas sehari-hari.
Selain itu, ada beberapa cara efektif untuk mengatasi mata perih setelah berenang, seperti membersihkan mata dengan air bersih atau menggunakan obat tetes mata. Hindari kesalahan umum dalam menggunakan masker mata, seperti memakai masker yang terlalu ketat atau tidak sesuai dengan bentuk wajah. Pemilihan frame kacamata minus yang sesuai juga bisa membantu meningkatkan kenyamanan dan penglihatan.
Komentar
Kirim Komentar