
Kondisi Siswa yang Mengalami Keracunan di MIS Attarbiyah Mulai Membaik
Delapan siswa dari Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Attarbiyah Leuwiliang, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, yang diduga mengalami keracunan setelah makan makanan gratis di sekolahnya, kini kondisinya mulai membaik. Mereka adalah Salsa (10 tahun), Putri (11 tahun), Pika (11 tahun), Yola (8 tahun), M. Riska (9 tahun), Hamed (11 tahun), Ika (8 tahun), dan Aleksa (11 tahun).
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kejadian ini terjadi pada Rabu (1/10/2025) pagi sekitar pukul 08.30 WIB, saat para siswa menyantap menu MBG (Makan Bergizi Gratis). Menu yang disajikan terdiri dari capcay, ayam kecap, tahu, jeruk, dan nasi. Beberapa menit setelah makan, mereka mulai merasakan gejala keracunan seperti mual, muntah, dan pusing.
Saat ini, tujuh dari delapan siswa telah pulang ke rumah masing-masing setelah kondisinya membaik. Empat siswa dinyatakan stabil tidak lama setelah kejadian, sedangkan tiga sisanya mulai membaik sekitar pukul 15.00 WIB.
Kepala Puskesmas Cigugur, Suharna, menjelaskan bahwa empat siswa yang dirawat di puskesmas kini sudah dipulangkan. Tiga siswa lainnya juga sudah diperbolehkan pulang, meskipun satu di antaranya masih dalam pengawasan medis.
"Satu anak bernama Aleksa masih dalam observasi karena masih mengalami pusing dan sesak napas. Namun, alhamdulilah ia sudah bisa duduk. Kami masih menunggu stabilitasnya sebelum memutuskan untuk memulangkan," ujar Suharna melalui pesan WhatsApp.
Pihak Puskesmas Cigugur akan tetap melakukan pemantauan terhadap siswa-siswa yang telah pulang. Mereka telah berkoordinasi dengan orang tua dan guru untuk memastikan jika ada gejala tambahan, segera menghubungi petugas kesehatan terdekat.
Berikut adalah daftar siswa yang mengalami keracunan beserta kondisi terkini:
- Salsa – Kondisi membaik dan sudah pulang
- Putri – Kondisi membaik dan sudah pulang
- Pika – Kondisi membaik dan sudah pulang
- Yola – Kondisi membaik dan sudah pulang
- M. Riska – Kondisi membaik dan sudah pulang
- Hamed – Kondisi membaik dan sudah pulang
- Ika – Kondisi membaik dan sudah pulang
- Aleksa – Masih dalam pengawasan medis
Selain itu, pihak sekolah dan Puskesmas juga akan terus memantau perkembangan kesehatan siswa-siswa tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada komplikasi lanjutan akibat keracunan yang dialami.
Komentar
Kirim Komentar