Ammar Zoni menjalani persidangan terkait kasus penjualan narkoba di Rutan Salemba. Sidang yang digelar secara offline ini memaksa pihak pengadilan untuk memindahkan tahanan Ammar Zoni sementara dari Nusakambangan ke Jakarta, demi kelancaran proses hukum yang sedang berlangsung.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Sidang tersebut dilaksanakan di Pengadilan Jakarta Pusat pada hari Kamis (18/12/2025). Tidak hanya para petugas hukum yang hadir, tetapi juga keluarga Ammar Zoni turut menghadiri sidang ini. Dua dari saudara kandungnya, Aditya dan Panji Zoni, hadir dalam sidang tersebut. Pertemuan ini menjadi momen yang sangat berharga dan menyentuh bagi ketiganya.
Berikut beberapa momen penting selama sidang berlangsung:
-
Aditya Zoni membagikan potret ketika ia dan Panji menjenguk Ammar Zoni di rutan Jakarta
-
Kekasih Ammar Zoni, Dokter Kamelia, juga ikut menjenguk dan hadir dalam persidangan tersebut
-
"Be great bang (emoji hati)," tulis Aditya sembari mengunggah potret lawas kebersamaannya dengan Ammar Zoni
-
Aditya juga mengunggah potret lawas persaudaraan ketiganya, menunjukkan kerinduannya akan masa-masa dulu
-
Tangis haru pecah sebelum persidangan berlangsung, ketika Ammar Zoni menyambut keluarganya yang hadir memberi dukungan langsung
-
Selama ini Ammar Zoni lebih banyak menghabiskan sidang secara virtual
-
Ammar Zoni kemudian mendapat kesempatan untuk menjalani sidang offline di Jakarta, walaupun saat itu sedang ditahan di Nusakambangan
Momen sidang offline tersebut tidak disia-siakan oleh keluarga, yang turut memberi dukungan langsung di ruang sidang. Mereka hadir sebagai bentuk dukungan moral dan emosional kepada Ammar Zoni selama proses hukum berjalan.
Pemindahan tahanan Ammar Zoni ke Lapas Narkotika Jakarta untuk keperluan sidang ini menunjukkan bahwa sistem peradilan masih memberikan ruang bagi keluarga untuk bisa hadir secara langsung. Hal ini juga menjadi bukti bahwa meskipun dalam kondisi tahanan, Ammar Zoni masih diberikan hak dasar untuk menerima dukungan dari orang-orang terdekatnya.
Selain itu, sidang offline ini juga menjadi langkah penting dalam proses hukum yang sedang berjalan. Meski sebelumnya Ammar Zoni sering mengikuti sidang secara virtual, kali ini ia dapat hadir langsung di ruang persidangan. Hal ini tentu memiliki dampak psikologis yang positif, baik bagi dirinya maupun keluarga yang hadir.
Dengan adanya momen reuni keluarga ini, tampak jelas betapa pentingnya dukungan dari lingkungan terdekat dalam menghadapi situasi sulit seperti ini. Semoga proses hukum yang sedang berjalan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Komentar
Kirim Komentar