
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja di Industri Teknologi Tahun 2025
Tahun 2025 telah menandai berbagai peristiwa penting, termasuk inovasi teknologi yang terus berkembang. Namun, di sisi lain, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) juga masih mewarnai industri teknologi sepanjang tahun ini. Berbagai perusahaan besar mengambil keputusan untuk memangkas jumlah karyawan sebagai bagian dari strategi efisiensi dan restrukturisasi bisnis.
Perusahaan Teknologi yang Melakukan PHK
Berikut adalah daftar perusahaan teknologi yang melakukan PHK pada tahun 2025:
1. Apple
Apple, yang dikenal jarang melakukan PHK, akhirnya mengambil langkah tersebut pada November 2025. Perusahaan ini memangkas sejumlah karyawan di divisi penjualan. Meskipun jumlah pasti tidak diungkapkan, diyakini ada puluhan orang terkena dampak. Apple mengalihkan lebih banyak penjualan ke pihak ketiga dan memberikan peluang bagi pekerja yang di-PHK untuk melamar posisi baru dalam waktu satu bulan.
2. IBM
Pada November 2025, IBM mengumumkan pemangkasan karyawan. Keputusan ini memengaruhi kurang dari 1 persen pekerja, atau sekitar 2.700 orang. IBM mengambil langkah ini sebagai bagian dari upaya efisiensi operasional. Perusahaan ini tercatat memiliki sekitar 270.000 karyawan pada akhir tahun 2024.
3. Amazon
Amazon memangkas hingga 30.000 karyawan secara bertahap. Upaya ini dilakukan untuk memangkas pengeluaran dan mempercepat proses perampingan. Jumlah karyawan yang terdampak setara dengan 10 persen dari total pekerja korporat Amazon. Ini merupakan PHK terbesar sejak tahun 2022.
4. Panasonic
Panasonic Holdings Corporation mengumumkan rencana pengurangan tenaga kerja sebanyak lebih kurang 10.000 karyawan. Upaya ini ditempuh sebagai bagian dari inisiatif restrukturisasi komprehensif. PHK akan mulai dilaksanakan pada Maret 2026, sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan setempat.
5. Microsoft
Microsoft melakukan PHK sebanyak 9.000 karyawan pada Juli 2025. Pemangkasan ini dilakukan terutama di posisi manajer. Sebelumnya, Microsoft juga melakukan PHK sebanyak 6.000 karyawan pada Mei 2025 dan 300 karyawan sebulan setelahnya. PHK ini memengaruhi karyawan di lintas regional dan tingkat pengalaman.
6. Meta
Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, juga melakukan PHK terhadap 600 karyawan di divisi AI. Pemangkasan ini dilakukan untuk meningkatkan operasional yang lebih gesit. Tim Fundamental AI Research (FAIR) serta pekerja yang bertanggung jawab terhadap infrastruktur AI turut terdampak.
7. Salesforce
Salesforce melakukan PHK terhadap 4.000 karyawan di divisi layanan pelanggan. Pemangkasan ini membuat jumlah staf dukungan pelanggan menyusut hingga hampir 50 persen. CEO Salesforce, Marc Benioff, menjelaskan bahwa posisi tersebut akan digantikan oleh teknologi kecerdasan buatan (AI).
Alasan Utama PHK di Industri Teknologi
Faktor utama di balik PHK di industri teknologi adalah efisiensi biaya, restrukturisasi bisnis, dan peralihan ke kecerdasan buatan (AI). Banyak perusahaan memangkas posisi manajerial, layanan pelanggan, dan tim AI, lalu menggantikannya dengan otomatisasi dan agen berbasis AI. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional.
Dampak PHK Terhadap Karyawan
PHK yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar ini memiliki dampak signifikan terhadap karyawan. Banyak dari mereka harus mencari pekerjaan baru, sementara beberapa mendapatkan kesempatan untuk bergabung kembali di posisi yang berbeda. Proses ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi para karyawan yang terkena dampak.
Kesimpulan
Tahun 2025 telah menjadi tahun yang penuh perubahan bagi industri teknologi. Di tengah inovasi dan pertumbuhan teknologi, PHK tetap menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan adaptasi terhadap perubahan pasar. Dengan semakin pesatnya perkembangan AI, kemungkinan besar gelombang PHK ini akan terus berlanjut di masa depan.
Komentar
Kirim Komentar