7.000 Orang Bergerak di Malioboro dalam Satu Jam, Polda DIY Siapkan Skenario Nataru

7.000 Orang Bergerak di Malioboro dalam Satu Jam, Polda DIY Siapkan Skenario Nataru

Media sosial sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik 7.000 Orang Bergerak di Malioboro dalam Satu Jam, Polda DIY Siapkan Skenario Nataru. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Persiapan Polda DIY Menghadapi Lonjakan Arus Lalu Lintas Selama Nataru

Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan arus kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Kombes Pol Yuswanto Ardi, menyampaikan bahwa pihaknya telah memperkirakan volume lalu lintas yang bisa mencapai sekitar 2,4 juta kendaraan. Angka ini didasarkan pada data arus kendaraan pada libur Nataru tahun lalu, yang mencapai sekitar 1,6 juta kendaraan.

"Kami sudah siap ketika peningkatan itu kurang lebih sekitar 50 persen atau di angka 2,4 juta kendaraan," ujarnya.

Fokus pada Jalur Utama dan Kawasan Wisata

Antisipasi tersebut tidak hanya difokuskan pada jalur utama menuju Kota Jogjakarta, tetapi juga pada kawasan wisata yang diprediksi akan ramai selama masa libur Nataru. Ardi menegaskan bahwa masyarakat yang tidak bertujuan masuk ke dalam Kota Jogjakarta diminta untuk menghindari jalur ke pusat kota karena kemungkinan terjadi kepadatan.

"Karena pasti akan terjadi kepadatan. Kami telah menyiapkan jalur seputaran Ring Road, baik itu Ring Road Utara, Selatan, Barat, dan Timur," kata dia.

Penggunaan QR Code untuk Petunjuk Lalu Lintas

Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, petunjuk rekayasa lalu lintas telah disiapkan melalui QR code agar dapat diakses secara langsung oleh masyarakat. Ardi menjelaskan bahwa beberapa petunjuk tersebut akan diluncurkan dalam waktu dekat.

"Kami akan me-launching beberapa petunjuk dengan menggunakan QR code, yang mana itu dapat langsung dipindai oleh masyarakat," ujarnya.

Perubahan Pola Lalu Lintas di Kawasan Malioboro

Selain itu, Ardi menyebutkan bahwa kawasan Malioboro akan menjadi salah satu titik yang diperkirakan mengalami perubahan pola pergerakan lalu lintas yang signifikan. Hal ini terkait dengan penutupan Jembatan Kewek, yang memaksa pengendara dari arah Stasiun Tugu untuk memutar melalui Stadion Kridosono.

Rekayasa tersebut juga berdampak pada kawasan di sekitar simpang Gramedia dan jalan di depan Rumah Sakit Bethesda, Kota Jogjakarta.

"Jadi, dari simpang Gramedia nanti akan diizinkan mengarah ke arah timur, melewati depan Rumah Sakit Bethesda, kemudian untuk masuk ke kawasan Malioboro, dipersilakan melalui flyover Lempuyangan," tutur dia.

Data Pemantauan Arus Lalu Lintas

Berdasarkan pemantauan "people counting" pada Minggu (21/12), Kepala Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan Ditlantas Polda DIY AKBP Widya Mustikaningrum menyebutkan bahwa lebih dari 7.000 pergerakan orang di kawasan Malioboro pada pukul 13.00-14.00 WIB.

Sementara itu, berdasarkan "traffic counting", volume kendaraan pada jam yang sama juga tercatat cukup tinggi di pintu masuk kota dan ruas perbatasan DIY-Jawa Tengah, dengan lebih dari 11 ribu kendaraan memasuki wilayah DIY. Aktivitas arus di exit tol turut meningkat, terutama melalui Exit Prambanan yang mencatat 827 kendaraan masuk dan 852 kendaraan keluar.

"Kalau melihat angka memang terjadi peningkatan dan di lapangan pun terlihat memang meningkat," ucap Widya.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar