Aksi Berbahaya Pemuda Menghirup Lem di Jembatan Banua Anyar

Aksi Berbahaya Pemuda Menghirup Lem di Jembatan Banua Anyar

Jagat maya sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik Aksi Berbahaya Pemuda Menghirup Lem di Jembatan Banua Anyar. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.
Aksi Berbahaya Pemuda Menghirup Lem di Jembatan Banua Anyar

Video Viral Pemuda Menghirup Lem di Jembatan Banua Anyar

Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan seorang pemuda sedang menghirup aroma lem di pinggiran pembatas Jembatan Banua Anyar, Banjarmasin. Aksi tersebut memicu kekhawatiran dari warga sekitar karena tindakan yang dianggap sangat berisiko.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pemuda yang belum diketahui identitasnya itu duduk di bagian pinggir jembatan tanpa adanya pembatas, sehingga berpotensi terjatuh kapan saja. Ia juga menerobos celah pagar pembatas jembatan dan kemudian duduk di atas tiang penyangga dengan kaki menjuntai ke bawah. Dari dalam tasnya, ia mengeluarkan lem fox dan langsung menghisapnya.

Warga sekitar sempat meneriaki pemuda tersebut agar menjauh, tetapi aksinya tidak dihiraukan. Tindakan ini sangat membahayakan kesehatan dan keselamatan diri sendiri serta orang lain.

Bahaya Menghirup Lem

Menghirup lem dapat berdampak negatif terhadap kesehatan manusia, baik secara jangka pendek maupun jangka panjang. Beberapa risiko yang bisa timbul antara lain kerusakan otak permanen hingga gagal ginjal. Cara konsumsi lem biasanya dilakukan dengan menghirup aromanya untuk mendapatkan sensasi mabuk, bisa langsung dihirup dari kaleng, dipindahkan ke dalam plastik, atau dilumuri pada pakaian.

Ciri-ciri anak yang sedang ngelem antara lain menutupi wajah dengan pakaian sambil menunduk. Secara fisik, mereka bisa menunjukkan gejala seperti depresi, perilaku mabuk atau linglung, hidung merah atau berair, mata merah berair, bau napas kimia, mimisan, mual atau kehilangan nafsu makan, mudah cemas dan gelisah, serta gerak-gerik yang aneh seperti menyembunyikan sesuatu.

Penyebab Remaja Menggunakan Lem

Aktivitas menghirup lem umumnya dilakukan oleh remaja atau anak-anak sebagai alternatif karena harganya lebih murah dibanding obat-obatan terlarang. Banyak dari mereka tidak menyadari bahaya yang tersembunyi di balik penggunaan lem ini.

Kandungan Lem dan Dampaknya

Lem mengandung bahan-bahan seperti bahan karet sintetik, resin, dan pelarut bernama toluene. Toluene sering digunakan dalam industri farmasi untuk membuat pemanis buatan saccharin dan anastesi lokal. Namun, senyawa ini bisa merusak saluran pernapasan, menyebabkan kanker, serta merusak susunan saraf pusat, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Toluene adalah senyawa aromatis benzena yang memiliki gugus metil (-CH3) dalam cincinnya. Senyawa ini juga dikenal dengan nama metil benzena, anisen, dan fenil metana. Toluene banyak digunakan sebagai bahan awal dalam industri manufaktur kimia. Ia ditemukan dalam minyak bumi dalam jumlah minor dan juga dalam batu bara dengan kadar 15 sampai 20 persen. Produksi toluene secara komersial umumnya dilakukan melalui proses sintesis katalitik dari petroleum naphtha.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar