SEVENTEEN Melanjutkan Tur Dunia, Aksi Mingyu Tuai Kontroversi
SEVENTEEN saat ini tengah melanjutkan jadwal tur dunia mereka di beberapa kota di Amerika Serikat. Di tengah euforia dan antusiasme penonton, salah satu anggota grup ini menjadi sorotan di media sosial. Anggota yang dimaksud adalah Mingyu.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pada salah satu konser di Amerika Serikat, aksi spontan Mingyu di atas panggung menimbulkan perdebatan di kalangan penggemar. Peristiwa ini bermula ketika dirinya meminum alkohol dari seorang penggemar selama konser. Berikut adalah informasi lengkap mengenai aksi Mingyu yang menuai kontroversi.
Kronologi Kontroversi yang Menyeret Mingyu SEVENTEEN
Kontroversi ini berawal saat SEVENTEEN menggelar konser di Austin, Texas, pada 22 Oktober 2025. Sebuah video singkat yang merekam momen meriah selama konser berlangsung menyebar cepat di media sosial. Dalam video tersebut, Mingyu terlihat sedang berinteraksi dengan penggemar di barisan depan.
Tak lama setelah itu, Mingyu merespons kode dari seorang penggemar untuk minum alkohol bersama. Namun, siapa sangka jika ia justru meneguk vodka langsung dari gelas yang diberikan oleh penggemar tersebut. Aksi spontan inilah yang menjadi titik awal perdebatan di kalangan penggemar.
Aksi Mingyu Minum Alkohol Tuai Pro dan Kontra

Tindakan Mingyu yang menerima dan meminum alkohol dari penggemar menuai reaksi pro dan kontra. Beberapa penggemar yang hadir secara langsung awalnya menganggapnya sebagai momen yang lucu dan unik. Mereka memuji aksi Mingyu yang dinilai sangat percaya kepada penggemarnya. Apalagi, minuman beralkohol tersebut dibeli langsung dari penjual resmi di dalam arena konser, bukan dari luar.
Namun, ketika video tersebut menjadi viral, banyak kritik muncul. Penggemar yang menyuarakan kekhawatiran mereka karena tindakan Mingyu dinilai sangat berisiko. Mereka berargumen bahwa dalam situasi konser yang ramai, tidak ada yang tahu apakah minuman tersebut mengandung zat berbahaya atau bisa memicu alergi tanpa sepengetahuan Mingyu. Hal ini bisa sangat membahayakan keselamatan Mingyu. Tidak heran jika aksinya dianggap ceroboh dan tidak profesional.
Kekhawatiran ini bukan tanpa dasar, karena insiden serupa pernah menimpa Yunho TVXQ. Yunho pernah meneguk minuman dari seorang sasaeng yang ternyata sudah dicampurkan lem ke dalamnya. Akibatnya, Yunho jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Karena itu, penggemar khawatir Mingyu juga bisa terluka seperti yang terjadi pada Yunho.
Picu Perdebatan Terkait Etiket untuk Penggemar Asia

Tindakan Mingyu bukan hanya memicu kekhawatiran para penggemar, tapi juga perdebatan mengenai standar ganda dalam etiket konser. Banyak penggemar dari Asia Tenggara (SEA) yang merasa kerap dihadapkan dengan peraturan ketat mengenai etiket konser. Mulai dari larangan memberi hadiah, berdekatan dengan idol, maupun berpelukan.
PLEDIS Entertainment pernah merilis pemberitahuan terkait etiket yang melarang melempar barang, menyentuh idola, atau melakukan kontak fisik berlebihan. Berbeda dengan penggemar di negara-negara Barat yang dinilai lebih bebas. Momen seperti berpelukan ataupun menerima hadiah sering terjadi selama konser SEVENTEEN di Amerika Serikat.
Meski begitu, sebagian penggemar menganggap hal tersebut sebagai perbedaan budaya. Di mana budaya Barat memang dikenal lebih bebas dibanding negara-negara Asia. Jadi, hal tersebut dapat dianggap sebagai spontanitas.
Pada akhirnya, kontroversi Mingyu ini menjadi pengingat pentingnya sikap berhati-hati. Teguran dari penggemar pun bukan karena benci, melainkan bentuk kepedulian dan rasa sayang.
Komentar
Kirim Komentar