Alasan Usia, Maruf Amin Mundur dari Jabatan di MUI dan PKB

Alasan Usia, Maruf Amin Mundur dari Jabatan di MUI dan PKB

Isu politik kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Alasan Usia, Maruf Amin Mundur dari Jabatan di MUI dan PKB, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.


aiotrade

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Peran dan Kontribusi KH Ma’ruf Amin di MUI

Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin, telah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI). Pengumuman ini disampaikan oleh KH Masduki Baidlowi, Ketua MUI Bidang Komunikasi dan Digital serta Juru Bicara Wapres ke-13 RI. Surat pengunduran diri tersebut menyebutkan bahwa alasan utamanya adalah faktor usia yang sudah lanjut serta lamanya masa pengabdian di lingkungan MUI.

“Dengan ini saya menyampaikan surat permohonan pengunduran diri dari jabatan Ketua Dewan Pertimbangan MUI masa bakti 2025–2030 per tanggal surat ini ditandatangani. Hal ini berkaitan dengan usia saya yang sudah lanjut dan sudah terlalu lama pengabdian saya di MUI,” tulis KH Ma’ruf dalam surat tersebut, Selasa (23/12).

Jalur Karier di MUI

Kiai Ma’ruf mengungkapkan bahwa pengabdiannya di MUI dimulai dari posisi Anggota Komisi Fatwa, kemudian menjabat sebagai Ketua Umum MUI, hingga akhirnya menjadi Ketua Dewan Pertimbangan MUI selama dua periode berturut-turut. Ia menilai bahwa saat ini sudah saatnya ia beristirahat dan mengundurkan diri dari kepengurusan MUI, demi regenerasi tugas dan tanggung jawab kepada tokoh-tokoh lain yang lebih muda dan kompeten.

“Sudah saatnya saya beristirahat dan mengundurkan diri dari kepengurusan MUI, demi regenerasi tugas dan tanggung jawab kepada tokoh-tokoh lain yang lebih muda dan kompeten,” ucapnya.

Permintaan Maaf dan Harapan untuk MUI

Dalam surat itu, Kiai Ma’ruf juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjabat sebagai Ketua Wantim MUI terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan bagi para pengurus. Selain itu, ia berharap MUI dapat terus berkembang dan semakin maju ke depannya. Kiai Ma’ruf turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus MUI atas kerja sama yang telah terjalin selama ini.

“Saya sangat bangga bisa bekerja sama dengan Bapak dan Ibu sekalian untuk membangun dan membesarkan lembaga ini,” imbuhnya.

Mundur dari Jabatan di PKB

Tidak hanya mundur dari jabatan di MUI, KH Ma'ruf Amin juga mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kabar pengunduran diri Ma'ruf Amin itu dibenarkan oleh Ahmad Iman Sukri, Ketua Bidang Komunikasi Informasi Teknologi DPP PKB.

“Soal Kiai Ma’ruf Amin mengundurkan diri, sudah lama, benar beliau menyampaikan kepada Ketua Umum PKB,” ungkap Iman.

Namun, ia memastikan bahwa Ma'ruf Amin akan tetap membantu PKB meski tak lagi berada dalam struktural partai.

“Tidak lagi berkegiatan struktural baik di PKB maupun MUI dan akan tetap membantu PKB,” pungkasnya.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar