Tradisi Bahana Natal di Kota Larantuka
Di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari, masyarakat Kota Larantuka menyambut perayaan Natal dengan penuh antusias. Salah satu tradisi yang menjadi bagian dari perayaan ini adalah kegiatan tahunan bernama Bahana Natal, yang diadakan oleh Lembaga Seni Budaya Fanfare Santa Caecilia Keuskupan Larantuka. Kegiatan ini menjadi momen yang dinantikan oleh warga setempat, terutama anak-anak dan keluarga.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pada hari Minggu, 21 Desember 2025 sore, suasana di sekitar katedral hingga wilayah Weri tampak ramai. Banyak warga yang hadir untuk menyaksikan prosesi Bahana Natal yang berlangsung di berbagai rute. Yang paling menarik perhatian adalah para anak-anak yang ditemani orang tua mereka, yang menunggu kedatangan rombongan Santa Claus.
“Kami tunggu Santa yang baik hati itu, siapa tahu kami kebagian kado dari Santa,” ujar El dan adiknya Wina saat menunggu rombongan Santa Claus di titik Angkringan Nagi. Rasa antusias mereka tiba-tiba terwujud ketika melihat cahaya lampu-lampu yang memperlihatkan kedatangan rombongan Santa Claus.

Kegembiraan El dan Wina semakin bertambah ketika rombongan Fanfare berhenti di dekat tempat mereka menunggu. Semarak Natal yang disajikan oleh Mikhael Mukin dan RD. Lorens Riberu membuat banyak warga berkumpul di sekitar lokasi, ingin menyaksikan secara langsung persembahan cinta Santa Claus.
Di balik keramaian tersebut, nama Eltoladia Antoinette Fernandez Belo (El) dan Edwina Staccy Fernandez Belo (Wina) disebutkan melalui pengeras suara oleh Santa Claus. “Yes, kami dapat kado dari Santa Claus,” teriak kedua kakak-beradik itu sambil berlari ke arah kerumunan warga bersama tim Fanfare.
Meski masih dalam keadaan kaget, El dan Wina dengan gembira memeluk kado yang diberikan Santa Claus. Setelah itu, rombongan Fanfare melanjutkan perjalanan mereka.
Sambil membayangkan isi kado masing-masing, El dan Wina mengulangi nasihat yang diberikan Santa Claus saat menyerahkan hadiah kepada mereka. “Jangan melawan orangtua, belajar yang rajin, jangan terlalu banyak main HP, jangan nonton TikTok sampai lupa belajar dan bantu orangtua,” ujar keduanya.
Rute Bahana Natal Tahun 2025
Ketua dan Pembina Lembaga Seni dan Budaya Fanfare St. Caecilia Keuskupan Larantuka, Mikhael Mukin dan RD. Laurens Riberu, menjelaskan bahwa Bahana Natal tahun ini dilakukan dalam beberapa rute. Mereka menyebutkan bahwa rute Katedral-Watowiti merupakan rute terakhir dari kegiatan ini.
“Bahana Natal tahun ini kami awali dari titik Waitiu-San Dominggo pada Jumat, 19 Desember 2022, selanjutnya di hari kedua dengan rute San Dominggo-Katedral, dan pada sore-malam ini dari Katedral hingga Watowiti,” kata Mikhael Mukin dan Romo Lorens Riberu.
Komentar
Kirim Komentar