
Pencairan Beasiswa PIP Kolaborasi Pemkab Seluma dan Anggota DPR RI Mulai Berjalan
Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma dan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), My Esti Wijayanti, telah mulai dicairkan. Proses pencairan ini dimulai pada Jumat, 19 Desember 2025, di bank yang ditunjuk.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Untuk penerima beasiswa yang merupakan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), pencairan dilakukan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sementara itu, untuk siswa SMA/SMK sederajat, pencairan beasiswa dilakukan melalui Bank Nasional Indonesia (BNI).
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Seluma, Nofi Eriyan Andesca, turun langsung memantau proses pencairan beasiswa tersebut. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa tidak ada kendala dalam proses pencairan beasiswa ini.
“Mulai pagi tadi, beasiswa PIP kolaborasi Pemkab Seluma dan My Esti Wijayanti ini sudah bisa dicairkan. Saya turun langsung, memastikan pencairan ini berjalan lancar dan tidak ada kendala,” ujar Nofi kepada aiotrade pada Jumat siang, 19 Desember 2025.
Nofi juga menegaskan bahwa tidak ada potongan yang dibebankan kepada orang tua atau penerima beasiswa. Uang yang diterima sesuai dengan besaran yang telah ditetapkan, sesuai dengan klasifikasi siswa penerima beasiswa.
“Inilah yang harus saya tegaskan karena sangat penting. Bahwa tidak ada potongan sepeserpun dalam pencairan beasiswa ini. Jika ada yang meminta, tolong sampaikan ke kami di Sekretariat DPC PDIP,” kata Nofi, yang juga anggota DPRD Seluma ini.
Kerjasama Orang Tua dan Pengawasan yang Ketat
Kerjasama antara para orang tua siswa penerima program beasiswa ini sangat diperlukan. Jika menemukan atau mengetahui adanya oknum yang memotong atau meminta sejumlah uang, segera melapor ke DPC PDIP.
“Kami pengurus DPC mendapat amanah untuk menyalurkan dan memantau proses pencairan beasiswa ini. Jangan takut melapor, jika ada oknum meminta atau memotong beasiswa ini,” tambah Nofi.
Ketua Fraksi PDIP DPRD Seluma ini menegaskan akan menindak tegas jika didapati ada oknum yang berbuat curang, melakukan pemotongan, dan meminta imbalan saat pencairan beasiswa ini.
“Jika ada oknum yang memotong atau meminta imbalan pencairan beasiswa ini, saya akan tindak tegas. Jika pengurus PDIP, saya akan pecat. Jika di luar kepengurusan, saya akan minta APH untuk memproses hukum,” pungkas Nofi.
Langkah Preventif untuk Mencegah Penyalahgunaan
Langkah-langkah preventif ini dilakukan sebagai bentuk komitmen PDIP Seluma dalam menjaga transparansi dan keadilan dalam penyaluran beasiswa. Dengan adanya pengawasan yang ketat, diharapkan tidak ada pihak yang mempermainkan sistem pencairan beasiswa ini.
Selain itu, Nofi juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat, terutama orang tua siswa, dalam mengawasi proses pencairan beasiswa. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap siswa menerima bantuan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
Kepedulian Terhadap Pendidikan Anak Bangsa
Program beasiswa PIP ini menjadi bukti nyata dari kepedulian pemerintah daerah dan anggota legislatif terhadap pendidikan anak bangsa. Dengan adanya beasiswa ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga, terutama bagi siswa yang berasal dari kalangan kurang mampu.
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, sehingga mereka dapat meraih prestasi yang lebih baik di masa depan. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk PDIP dan pemerintah daerah, diharapkan program beasiswa ini dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Komentar
Kirim Komentar