Calon Jemaah Haji Diminta Olahraga 30 Menit Harian

Calon Jemaah Haji Diminta Olahraga 30 Menit Harian

Dunia olahraga tengah memanas hari ini. Terkait Calon Jemaah Haji Diminta Olahraga 30 Menit Harian, para fans tentu sudah menunggu kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.
Calon Jemaah Haji Diminta Olahraga 30 Menit Harian

Pembekalan Kesehatan bagi Calon Jemaah Haji Kabupaten Kuningan

Dalam rangka mempersiapkan calon jemaah haji yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun 2026, seluruh peserta diwajibkan untuk melakukan aktivitas fisik minimal selama 30 menit setiap hari. Hal ini dilakukan karena kegiatan tersebut dapat membantu mengurangi stres dan emosional serta meningkatkan kesejahteraan mental.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

“Dengan melakukan aktivitas sesuai ketentuan yang berlaku, otak kita akan merasa lebih bahagia dan tenang,” ujar dr Hj Sri Widawati dalam acara pembekalan kesehatan manasik haji yang dihadiri oleh sebanyak 140 calon jemaah haji dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Syiarul Islam. Acara ini berlangsung di Masjid Agung Syairul Islam Kuningan, Minggu 19 Oktober 2025.

Persiapan Fisik dan Mental yang Diperlukan

Menurut Sri, pelaksanaan ibadah haji merupakan perjalanan fisik dan mental yang membutuhkan kesiapan jasmani, rohani, serta lingkungan yang nyaman. Selama kurang lebih 40 hari di tempat yang padat, dengan suhu ekstrem mencapai lebih dari 45°C, serta risiko penyakit menular yang relatif tinggi, calon jemaah perlu memiliki persiapan kesehatan yang baik agar mampu menjalankan ibadah secara mandiri, aman, dan lancar.

Tujuan utama dari pembekalan ini adalah meningkatkan pengetahuan jemaah haji tentang kesehatan serta memperkuat perilaku hidup sehat. Tujuan khususnya adalah menjaga kondisi tubuh tetap sehat, mengetahui pemeriksaan kesehatan bagi jemaah haji, menjaga kebugaran, serta mengelola penyakit kronis. Selain itu, jemaah juga perlu beradaptasi dengan lingkungan di Negeri Arab Saudi serta melakukan perawatan diri secara sederhana.

Tahapan Pemeriksaan Kesehatan

Untuk memastikan kesiapan jemaah haji, terdapat beberapa tahapan pemeriksaan kesehatan yang harus dilalui. Tahap pertama dilakukan di Puskesmas, yaitu skrining awal yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan penunjang di rumah sakit penentu istithaah. Istithaah mengacu pada kemampuan jemaah haji dalam aspek kesehatan fisik dan mental yang terukur melalui pemeriksaan untuk dapat menjalankan ibadah haji sesuai syariat.

Tahap kedua dilakukan di tingkat kabupaten, yaitu evaluasi pengobatan dan pemberian vaksin. Sedangkan tahap ketiga dilakukan di tingkat Embarkasi, yaitu menilai apakah jemaah haji layak diterbangkan atau tidak.

Edukasi Gizi dan Olahraga Ringan

Selain pemeriksaan kesehatan, jemaah haji juga diwajibkan untuk menerima edukasi gizi, melakukan pengobatan rutin, serta melaksanakan olahraga ringan sesuai dengan kondisi usia masing-masing. Hal ini bertujuan agar para jemaah mampu melaksanakan ibadah serta rukun-rukun haji dengan sempurna sehingga mendapatkan gelar haji mabrur.


Kesimpulan: Jangan lewatkan aksi atlet/tim kebanggaan Anda. Nantikan terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar