
Penurunan Dana Alokasi Umum (DAU) 2026 Nusa Tenggara Barat
Pemerintah pusat telah mengalokasikan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2026 sebesar Rp 9 triliun, yang merupakan penurunan sebesar 12 persen dibandingkan anggaran DAU tahun 2025 yang mencapai Rp 10 triliun. Dana ini merupakan bagian dari dana transfer umum yang dialokasikan ke seluruh kota, kabupaten, dan provinsi di Nusa Tenggara Barat.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
DAU adalah dana yang berasal dari pendapatan APBN yang dialokasikan dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antar-daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Dana ini tidak ditentukan penggunaannya secara spesifik, tetapi dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan kelurahan.
Berikut rincian DAU 2026 Nusa Tenggara Barat:
Rincian DAU 2026 Nusa Tenggara Barat
- Provinsi Nusa Tenggara Barat
- Dana yang dialokasikan: Rp 1,465,821,818,000
- Dana Kelurahan: -
- DAU Pendidikan: Rp 26,126,753,000
- DAU Kesehatan: Rp 26,341,098,000
-
Total DAU: Rp 1,518,289,669,000
-
Kabupaten Bima
- Dana yang dialokasikan: Rp 1,027,567,984,000
- Dana Kelurahan: -
- DAU Pendidikan: Rp 9,736,306,000
- DAU Kesehatan: Rp 8,489,307,000
-
Total DAU: Rp 1,045,793,597,000
-
Kabupaten Dompu
- Dana yang dialokasikan: Rp 590,302,556,000
- Dana Kelurahan: Rp 1,800,000,000
- DAU Pendidikan: Rp 11,824,478,000
- DAU Kesehatan: Rp 9,692,942,000
-
Total DAU: Rp 613,619,976,000
-
Kabupaten Lombok Barat
- Dana yang dialokasikan: Rp 825,932,987,000
- Dana Kelurahan: Rp 600,000,000
- DAU Pendidikan: Rp 6,568,374,000
- DAU Kesehatan: Rp 14,886,649,000
-
Total DAU: Rp 847,988,010,000
-
Kabupaten Lombok Tengah
- Dana yang dialokasikan: Rp 1,105,610,215,000
- Dana Kelurahan: Rp 2,400,000,000
- DAU Pendidikan: Rp 9,098,704,000
- DAU Kesehatan: Rp 19,871,663,000
-
Total DAU: Rp 1,136,980,582,000
-
Kabupaten Lombok Timur
- Dana yang dialokasikan: Rp 1,437,526,038,000
- Dana Kelurahan: Rp 3,000,000,000
- DAU Pendidikan: Rp 24,827,789,000
- DAU Kesehatan: Rp 25,871,823,000
-
Total DAU: Rp 1,491,225,650,000
-
Kabupaten Sumbawa
- Dana yang dialokasikan: Rp 991,821,147,000
- Dana Kelurahan: Rp 1,600,000,000
- DAU Pendidikan: Rp 8,858,137,000
- DAU Kesehatan: Rp 16,562,076,000
-
Total DAU: Rp 1,018,841,360,000
-
Kota Mataram
- Dana yang dialokasikan: Rp 599,402,026,000
- Dana Kelurahan: Rp 10,000,000,000
- DAU Pendidikan: Rp 5,112,093,000
- DAU Kesehatan: Rp 5,360,802,000
-
Total DAU: Rp 619,874,921,000
-
Kota Bima
- Dana yang dialokasikan: Rp 402,840,803,000
- Dana Kelurahan: Rp 8,200,000,000
- DAU Pendidikan: Rp 3,554,568,000
- DAU Kesehatan: -
-
Total DAU: Rp 414,595,371,000
-
Kabupaten Sumbawa Barat
- Dana yang dialokasikan: Rp 363,639,250,000
- Dana Kelurahan: Rp 1,400,000,000
- DAU Pendidikan: Rp 3,364,980,000
- DAU Kesehatan: Rp 2,939,372,000
-
Total DAU: Rp 371,343,602,000
-
Kabupaten Lombok Utara
- Dana yang dialokasikan: Rp 375,722,429,000
- Dana Kelurahan: -
- DAU Pendidikan: Rp 6,094,407,000
- DAU Kesehatan: Rp 6,549,823,000
- Total DAU: Rp 388,366,659,000
Total DAU 2026 Nusa Tenggara Barat
- Total Dana yang dialokasikan: Rp 9,186,187,253,000
- Dana Kelurahan: Rp 29,000,000,000
- DAU Pendidikan: Rp 115,166,589,000
- DAU Kesehatan: Rp 136,565,555,000
- Total DAU: Rp 9,466,919,397,000
Dari data tersebut terlihat bahwa Kabupaten Sumbawa Barat mendapatkan DAU terkecil di Nusa Tenggara Barat, yaitu sebesar Rp 371 miliar. Sementara itu, Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi daerah dengan alokasi DAU terbesar.
Komentar
Kirim Komentar