
Imbauan Kepada Siswa dan Orang Tua Terkait Alergi Makanan dalam Program MBG
Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memberikan imbauan penting kepada peserta didik yang menerima manfaat dari program MBG (Makan Bergizi Gratis). Peserta didik diminta untuk segera melapor ke pihak sekolah jika memiliki alergi terhadap makanan tertentu. Langkah ini dilakukan agar dapat mencegah timbulnya gangguan kesehatan selama pelaksanaan program tersebut.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Jensje Grace Makisurat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, menjelaskan bahwa peserta didik harus melaporkan alergi makanan mereka ke sekolah. Ia menegaskan bahwa informasi mengenai jenis makanan atau minuman yang bisa menimbulkan alergi sangat penting disampaikan sejak awal. Dengan begitu, pihak sekolah dapat berkoordinasi dengan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) atau dapur umum MBG agar menu yang disajikan dapat disesuaikan sesuai kebutuhan siswa.
Selain itu, orang tua juga diharapkan aktif memberikan informasi kepada tenaga pendidik atau guru jika anaknya memiliki alergi terhadap bahan makanan tertentu. Koordinasi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci dalam memastikan bahwa setiap peserta didik mendapatkan makanan yang aman dan sesuai dengan kebutuhan kesehatannya.
Pentingnya Koordinasi dalam Menyediakan Menu yang Aman
Menurut Jensje, koordinasi ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti reaksi alergi atau gangguan pencernaan. Dengan adanya informasi yang jelas, pihak sekolah dan SPPG dapat mempersiapkan menu yang lebih tepat dan aman bagi setiap peserta didik.
Selain memberikan imbauan kepada peserta didik dan orang tua, Dinas Kesehatan juga memastikan bahwa seluruh petugas di dapur MBG telah mendapat pelatihan terkait kebersihan, sanitasi, dan disiplin kerja. Hal ini dilakukan untuk menjamin makanan yang disalurkan tetap aman, bergizi, dan higienis.
Saat ini terdapat tiga dapur MBG (SPPG) yang telah beroperasi di Kabupaten Penajam Paser Utara. Dua di antaranya berada di Kecamatan Penajam serta satu di Kecamatan Sepaku. Ketiga dapur tersebut berkoordinasi langsung dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam penyediaan dan distribusi menu program MBG.
Pengawasan Rutin untuk Memastikan Standar Kualitas
Dinas Kesehatan juga terus melakukan pengawasan rutin terhadap seluruh dapur MBG guna memastikan proses pengolahan dan penyajian makanan memenuhi standar gizi dengan kebersihan yang ditetapkan pemerintah. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap peserta didik menerima makanan yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi.
Program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Dengan adanya imbauan dan langkah-langkah pencegahan seperti ini, diharapkan program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi semua peserta didik.
Komentar
Kirim Komentar