Gejala Ginjal Disalahpahami sebagai Maag, Dokter Ingatkan Tanda Bahaya

Gejala Ginjal Disalahpahami sebagai Maag, Dokter Ingatkan Tanda Bahaya

Jagat maya sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Gejala Ginjal Disalahpahami sebagai Maag, Dokter Ingatkan Tanda Bahaya. Berikut fakta yang berhasil kami rangkum.
Featured Image

Kasus Wanita Bali yang Mengira Maag Ternyata Gagal Ginjal

Seorang wanita asal Bali bernama Grace Tanggu mengalami keluhan mual dan muntah dalam waktu lama. Awalnya, ia mengira kondisinya hanya masalah maag. Namun, setelah menjalani pemeriksaan medis, ternyata ia didiagnosis menderita gagal ginjal stadium lima. Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap gejala kesehatan tubuh, terutama yang sering dianggap biasa seperti maag.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Gejala Mual dan Muntah Bisa Jadi Tanda Gagal Ginjal

Dokter spesialis urologi, Nur Rasyid, menjelaskan bahwa mual dan muntah bisa menjadi salah satu tanda awal dari gagal ginjal. Hal ini terjadi karena penumpukan ureum, yaitu limbah metabolisme protein yang seharusnya dikeluarkan melalui ginjal. Ketika fungsi ginjal menurun, ureum tidak dapat disaring dengan baik dan menumpuk dalam darah, sehingga menyebabkan rasa mual.

Menurut Rasyid, gagal ginjal bukanlah kondisi yang terjadi secara mendadak. Proses penurunan fungsi ginjal berlangsung secara bertahap dan biasanya tidak terasa sampai gejala semakin jelas. Sayangnya, banyak orang mengabaikan gejala tersebut dan hanya mengonsumsi obat maag tanpa melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Anak Muda Juga Rentan Terkena Gagal Ginjal

Kondisi ini tidak hanya menimpa orang tua, tetapi juga semakin sering dialami oleh anak muda. Pola hidup yang tidak sehat menjadi penyebab utamanya, seperti konsumsi gula berlebihan yang dapat memicu diabetes – salah satu faktor risiko utama kerusakan ginjal. Selain itu, kebiasaan kurang minum air putih, tidur tidak teratur, serta jarang berolahraga juga mempercepat gangguan fungsi ginjal.

Pentingnya Deteksi Dini

Dokter mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan minimal setahun sekali. Deteksi dini sangat penting karena jika gagal ginjal sudah mencapai stadium parah, penanganannya akan lebih sulit dan membutuhkan prosedur medis berat seperti dialisis atau transplantasi ginjal.

Perbedaan Gejala Maag dan Gagal Ginjal

Meski sama-sama bisa menyebabkan rasa mual, ada beberapa perbedaan antara gejala maag dan gagal ginjal:

  • Maag biasanya dipicu oleh pola makan tidak teratur, nyeri ulu hati, perut kembung, dan rasa terbakar di dada.
  • Gagal ginjal cenderung menimbulkan mual yang berkepanjangan, disertai lemas, bengkak pada kaki atau wajah, urine berbusa atau berubah warna, hingga sesak napas.

Langkah Pencegahan Gagal Ginjal

Untuk mencegah gagal ginjal, masyarakat disarankan:

  • Mengurangi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula serta garam.
  • Memperbanyak minum air putih.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Tidur cukup dan berkualitas.
  • Rutin berolahraga.
  • Tidak mengonsumsi obat sembarangan tanpa resep dokter.

Dengan mengenali gejala sejak dini dan menjalani pola hidup sehat, risiko gagal ginjal dapat diminimalisir. Jika gejala mual dan muntah tidak kunjung membaik meskipun sudah mengonsumsi obat maag, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar