Google mengamankan pasokan listrik AI senilai Rp 79 triliun

Google mengamankan pasokan listrik AI senilai Rp 79 triliun

Pasar smartphone kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Google mengamankan pasokan listrik AI senilai Rp 79 triliun yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Perluasan Infrastruktur Energi dan Pusat Data oleh Alphabet

Alphabet Inc., induk perusahaan Google, mengumumkan akuisisi perusahaan infrastruktur energi dan pusat data Intersect dengan nilai transaksi sebesar US$ 4,75 miliar atau setara Rp 79 triliun. Pengumuman ini dilakukan pada Senin, 22 Desember 2025, dan bertujuan untuk memastikan pasokan listrik yang stabil dan krusial bagi operasional teknologi kecerdasan buatan (AI) di masa depan.

Sebelumnya, Google telah melakukan investasi dalam proyek energi dan pusat data di Intersect. Akuisisi ini diperkirakan merupakan bagian dari strategi lebih luas untuk meningkatkan kapasitas tenaga listrik guna mendukung proyek AI yang sedang dikembangkan. Chief Executive Officer Alphabet, Sundar Pichai, menyatakan bahwa melalui akuisisi ini, perusahaan dapat memperluas kapasitas pusat data dan menata ulang solusi energi untuk pembangkit listrik baru.

"Intersect akan membantu kami memperluas kapasitas, beroperasi lebih gesit dalam membangun pembangkit listrik baru seiring dengan peningkatan beban pusat data," ujar Pichai dalam siaran persnya.

Langkah Alphabet ini tidak terlepas dari situasi "krisis daya" yang tengah dialami industri teknologi global. Pusat data yang menjalankan model AI membutuhkan konsumsi listrik yang jauh lebih besar dibandingkan pusat data konvensional. Dengan demikian, kebutuhan akan pasokan energi yang andal semakin mendesak.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Intersect akan tetap beroperasi secara terpisah dari Alphabet dan Google, tetapi di bawah merek Intersect. Akuisisi ini juga diharapkan dapat mempercepat pengembangan kampus pusat data yang direncanakan Google di wilayah Armstrong dan Haskell, Texas, AS.

Dengan semakin agresifnya raksasa teknologi seperti Google dalam mengembangkan pasokan energi untuk pusat data mereka, hal ini menunjukkan bahwa investasi di ranah infrastruktur energi saat ini sedang diminati oleh para pemain utama di bidang pusat data. Langkah ini juga mencerminkan tren industri di mana perusahaan teknologi kini harus bertindak seperti perusahaan utilitas.

Contoh Investasi Lain di Bidang Energi

Sebagai contoh, Amazon Web Services (AWS) baru-baru ini melakukan investasi besar dengan mengakuisisi kampus pusat data bertenaga nuklir dari Talen Energy senilai US$ 650 juta di Pennsylvania, AS. Tujuan dari investasi ini adalah untuk menjamin pasokan listrik bebas karbon 24 jam.

Sementara itu, Microsoft mengambil pendekatan berbeda dengan menandatangani kesepakatan pembelian listrik jangka panjang dengan Constellation Energy untuk mengaktifkan kembali reaktor nuklir di Three Mile Island, serta berinvestasi dalam teknologi fusi nuklir. Fenomena ini menegaskan bahwa dalam kompetisi AI, kepemilikan cip canggih tidak lagi cukup tanpa dukungan pasokan listrik yang masif dan mandiri.

Tren Industri Teknologi dan Energi

Tren ini menunjukkan bahwa perusahaan teknologi kini tidak hanya fokus pada inovasi produk, tetapi juga pada stabilitas dan keberlanjutan infrastruktur pendukung. Pasokan energi yang handal menjadi salah satu aspek penting dalam mempertahankan keunggulan kompetitif di era AI.

Dengan semakin meningkatnya permintaan akan layanan cloud dan pengolahan data, perusahaan-perusahaan besar seperti Alphabet, Amazon, dan Microsoft terus memperkuat posisi mereka dengan mengamankan sumber daya energi yang andal dan berkelanjutan. Hal ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjawab tantangan lingkungan dan keberlanjutan.

Kesimpulan

Akuisisi Intersect oleh Alphabet Inc. menandai langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur energi dan pusat data. Dengan menghadapi tantangan dalam pasokan listrik yang semakin meningkat, perusahaan teknologi harus terus berinovasi dan mengambil tindakan proaktif. Tren ini menunjukkan bahwa keberhasilan dalam kompetisi AI tidak hanya bergantung pada teknologi canggih, tetapi juga pada kemampuan untuk memastikan pasokan energi yang stabil dan berkelanjutan.

Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar