Gotong Royong Cegah Stunting, Jababeka Lanjutkan Perjuangan

Gotong Royong Cegah Stunting, Jababeka Lanjutkan Perjuangan

Dunia medis kali ini membahas topik yang penting bagi kita. Terkait Gotong Royong Cegah Stunting, Jababeka Lanjutkan Perjuangan, banyak hal penting yang perlu Anda ketahui. Simak penjelasannya.
Gotong Royong Cegah Stunting, Jababeka Lanjutkan Perjuangan

Program Getas 2025: Upaya Jababeka dalam Mengatasi Stunting di Kabupaten Bekasi

PT Jababeka Infrastruktur, salah satu anak usaha PT Jababeka Tbk, kembali melanjutkan program Gerakan Sehat Atasi Stunting (Getas) dengan tujuan menekan angka stunting di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bekasi. Dengan tajuk Tumbuh Sehat, Raih Indonesia Emas, Getas 2025 hadir dengan target baru, yaitu menurunkan angka stunting di Kabupaten Bekasi hingga di bawah 14 persen.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Program ini menjadi bentuk inisiatif dari pihak swasta untuk mendukung upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dalam mengatasi masalah stunting. Acara seremonial Getas 2025 dilaksanakan di Hollywood Junction, Kota Jababeka-Cikarang, pada Rabu (15/10/2025). Acara ini ditandai dengan penyerahan simbolik mockup bantuan stunting dari Direktur PT Jababeka Infrastruktur, Vega Violetta, kepada Bupati Bekasi yang diwakili oleh Marlynda Ade Kuswara selaku Ketua PKK Kabupaten Bekasi.

Selain itu, penyerahan simbolik berupa bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan vitamin tambahan juga dilakukan oleh Marlynda Ade Kuswara kepada perwakilan penerima bantuan. Getas 2025 tidak hanya fokus pada bantuan fisik, tetapi juga menyediakan kegiatan yang lebih seru dan edukatif, seperti Lomba Balita dan Kader Posyandu, Seminar Kesehatan, serta Konsultasi Gizi.

“Gerakan Sehat Atasi Stunting tidak hanya memberikan makanan sehat, namun juga adanya pembinaan pada kader posyandu,” ujar Vega Violetta dalam pernyataan resminya. Menurutnya, kesuksesan program ini dimulai dari perubahan pola pikir dan pendidikan terhadap masyarakat bahwa pengentasan stunting bisa dilakukan melalui formula: Stimulasi, Nutrisi, Imunisasi, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Target dan Pendistribusian Bantuan

Sama seperti tahun sebelumnya, Getas 2025 menargetkan Kader Posyandu, Ibu Hamil, dan Balita dari empat kecamatan di Cikarang, yaitu Cikarang Utara, Cikarang Timur, Cikarang Selatan, dan Cikarang Pusat. Bantuan diberikan kepada 13 desa di empat kecamatan tersebut selama tiga bulan, mulai dari November hingga Januari 2025.

Acara kick off program Getas 2025 turut menghadirkan Seminar Kesehatan bertemakan Balita Cerdas dan Sehat: Strategi Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Secara Digital bagi Kader Posyandu, Ibu Balita, hingga Tenant Jababeka. Beberapa narasumber yang hadir adalah Dr dr Theresia Santi SpA, Dokter Spesialis Anak dan Dosen Fakultas Kedokteran President University, serta Hj Masrikoh SKep MM, Kepala Bidang KesMas Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.

Seminar berlangsung selama satu jam dengan antusiasme peserta, terutama saat sesi tanya jawab berlangsung. Hasil dari Getas 2024 menunjukkan penurunan sebanyak 40 persen dari total penerima manfaat. Hal ini diukur melalui tiga indikator utama, yaitu peningkatan gizi, peningkatan berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) secara signifikan, serta peningkatan BB dan TB yang tidak signifikan.

Hasilnya, program Getas 2024 berhasil menekan angka stunting secara signifikan. Jumlah balita stunting menurun dari 969 menjadi 571 anak. Berdasarkan hasil tersebut, Jababeka optimis dapat mencapai target yang sama yaitu 40 persen dari total penerima manfaat di tahun ini.

Langkah Strategis dan Kolaborasi

Untuk mencapai target tersebut, Jababeka melakukan penyaluran 500 paket bantuan PMT berupa telur, vitamin, dan poster ukur tumbuh kembang. Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dan Puskesmas, Jababeka akan rutin melakukan monitoring terhadap penerima bantuan.

Selain itu, Jababeka bersama President University juga memberikan penyuluhan gizi dengan mengedukasi para calon orang tua, ibu hamil, serta ibu dengan anak usia dua tahun. Jababeka juga memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat dengan sanitasi yang buruk.

Melalui langkah-langkah strategis ini, Jababeka optimis program Getas dapat mencapai new zero stunting khususnya di Kabupaten Bekasi.

Apresiasi dan Harapan Masa Depan

Marlynda Ade Kuswara menyampaikan apresiasi kepada Jababeka dan seluruh pihak yang mendukung dan melanjutkan program Getas. Ia berharap kolaborasi antara Jababeka dan Pemkab Bekasi terus berlanjut guna menurunkan angka stunting dan menambahkan program-program baru yang bisa membantu program yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Alhamdulillah berjalan lancar dengan adanya acara Getas, Jababeka berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan alhamdulillah angka stunting di Kabupaten Bekasi ini bisa turun dengan adanya kolaborasi dengan Jababeka,” kata Marlynda.

Melalui program Getas 2025, Jababeka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional percepatan penurunan angka stunting. PT Jababeka Infrastruktur berharap program ini akan terus berlanjut dan dapat menjangkau lebih banyak wilayah serta mendorong kolaborasi lintas sektor, guna menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan siap bersaing.


Kesimpulan: Semoga informasi ini berguna bagi kesehatan Anda dan keluarga. Utamakan kesehatan dengan pola hidup yang baik.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar