Gubernur Khofifah Lepas 62 Tim Yankes, Siap Tangani 860 Kasus Kesehatan di Pulau Kangean

Gubernur Khofifah Lepas 62 Tim Yankes, Siap Tangani 860 Kasus Kesehatan di Pulau Kangean

Kabar pemerintahan kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Gubernur Khofifah Lepas 62 Tim Yankes, Siap Tangani 860 Kasus Kesehatan di Pulau Kangean, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.

Program Yankes Bergerak: Upaya Pemprov Jatim Memberikan Layanan Kesehatan di Wilayah Terpencil

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 62 Tim Pelayanan Kesehatan (Yankes) Bergerak menuju Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep. Pemberangkatan dilakukan dari Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Jumat (17/10) dini hari. Secara simbolis, Gubernur Khofifah menyematkan rompi kepada perwakilan tim sekaligus menandai dimulainya perjalanan tim.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Program Yankes Bergerak yang diinisiasi oleh Gubernur Khofifah telah berjalan sejak tahun 2019 hingga kini. Program ini merupakan wujud komitmen Pemprov Jatim dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang termasuk daerah terpencil dan sangat terpencil.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa dirinya ingin menjadi bagian dari tim tersebut karena merasa tugas ini sangat mulia dan memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi. Ia mengapresiasi niat baik dan dedikasi tim dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Niat panjenengan luar biasa, memberikan layanan kemanusiaan ini luar biasa, menangani orang yang sedang membutuhkan layanan kesehatan sesuatu yang sangat mulia,” ujar Gubernur Khofifah. Ia juga berharap semoga semua kegiatan yang dilakukan oleh tim dapat sukses dan lancar.

Pelayanan Kesehatan Bergerak tahap ketiga di Pulau Kangean akan dilaksanakan dari tanggal 17 hingga 21 Oktober 2025. Sebelumnya, program ini sudah dilaksanakan di dua tahap yaitu Pulau Raas (16-19 Mei 2025) dan Pulau Sapudi (5-8 Juli 2025). Rencananya, tahap keempat akan dilaksanakan di Pulau Gili Genting pada November nanti.

Tim Yankes Bergerak terdiri dari berbagai tenaga kesehatan seperti dokter spesialis, dokter umum, apoteker, dan perawat dari berbagai rumah sakit dan dinas kesehatan. Di antaranya adalah RSUD Soetomo, RS Mata Masyarakat Jatim, RSUD Mohammad Noer Pamekasan, Dinkes Provinsi Jatim, Dinas Kominfo Jatim, Anak Buah Kapal Gandha Nusantara 1 dari Dinas Perhubungan Jatim, serta beberapa rumah sakit lainnya.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Tim Yankes Bergerak akan menangani sebanyak 860 kasus yang memerlukan pelayanan kesehatan lebih lanjut. Rinciannya meliputi:

  • 238 kasus kesehatan mata
  • 28 kasus kesehatan THT
  • 2 kasus tindakan bedah
  • 200 kasus skrining pendengaran bayi
  • 58 kasus kesehatan gigi
  • 107 kasus TBC
  • 86 kasus kesehatan jiwa
  • 22 kasus kusta
  • 21 kasus HIV
  • 98 kasus stunting

Khofifah menekankan pentingnya skrining penglihatan bagi anak-anak maupun masyarakat Pulau Kangean. Ia juga meminta agar kacamata sesuai hasil skrining disiapkan agar masyarakat bisa mendapatkan solusi akhir.

Selain itu, Gubernur Khofifah juga menyoroti kasus kusta yang saat ini Indonesia berada di posisi kedua setelah India. Ia optimis dengan kerja sama dengan Sasakawa Foundation, penanganan kasus kusta di Sumenep bisa diidentifikasi dan dieliminasi.

“Nantinya bisa dilakukan pendataan yang bisa kita kuatkan dalam penanganan eliminasi kusta. Identifikasi, eliminasi kusta di Pulau Kangean,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Erwin Astha Triyono, menjelaskan bahwa pemberangkatan tim Yankes Bergerak bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di daerah kepulauan. Tim yang terdiri dari 62 orang ini siap memberikan layanan kesehatan yang merata dan inklusif.

Sejak 2019 hingga 2025, sebanyak 13.816 orang telah mendapatkan layanan kesehatan dari program ini. Layanan ini tersebar di beberapa pulau di Jawa Timur seperti Pulau Sapeken, Pagerungan, Masalembu, Sapudi, Kangean, Gili Genting, Gili Ketapang, dan Raas.

Erwin menambahkan bahwa Tim Yankes Bergerak selama 6 tahun terakhir telah menjalankan misi kemanusiaan luar biasa. Program ini selalu disambut baik dan antusias oleh masyarakat kepulauan, bahkan ribuan warga telah merasakan manfaat dari layanan kesehatan yang diberikan.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar