Gubernur Singgung Nasib Honorer Non-Database di Hadapan Ratusan PPPK Paruh Waktu

Gubernur Singgung Nasib Honorer Non-Database di Hadapan Ratusan PPPK Paruh Waktu

Isu politik kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Gubernur Singgung Nasib Honorer Non-Database di Hadapan Ratusan PPPK Paruh Waktu, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pelantikan 9.411 PPPK Paruh Waktu di NTB

Di Mataram, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal melakukan pelantikan sebanyak 9.411 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkup pemerintah provinsi setempat, pada hari Selasa (23/12). Acara ini berlangsung di hadapan ribuan PPPK Paruh Waktu yang hadir, dan menjadi momen penting dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di NTB.

Dalam sambutannya, Iqbal menyampaikan bahwa masih ada 518 honorer non-database BKN yang belum bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia mengajak para PPPK Paruh Waktu untuk menjadikan pengabdian mereka sebagai bentuk ibadah dan tidak lupa bersyukur karena di luar sana masih ada 518 orang yang tidak beruntung.

Menurut informasi sebelumnya, terdapat ratusan tenaga honorer yang berpotensi mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) pada tahun 2026. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa nama-nama mereka tidak masuk dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga tidak dapat diusulkan menjadi PPPK Paruh Waktu.

Iqbal menegaskan bahwa PPPK Paruh Waktu yang baru saja dilantik akan menjadi tulang punggung pelayanan publik bagi pemerintah Provinsi NTB ke depan. Ia berharap para PPPK memiliki dua hal utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, yaitu berkualitas baik dalam bekerja maupun dalam pengabdian serta memiliki komitmen tinggi.

"Komitmen untuk terus maju, komitmen untuk melihat NTB maju dari waktu ke waktu dan komitmen untuk terus melihat NTB makmur mendunia," ujarnya.

Penyerahan Surat Keputusan PPPK Paruh Waktu

Kegiatan penyerahan surat keputusan PPPK Paruh Waktu diberikan kepada puluhan perwakilan PPPK Paruh Waktu yang memiliki pengabdian yang sangat lama. Mereka berasal dari berbagai bidang, baik teknis maupun guru-guru dari Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di lingkungan Pemprov NTB.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik. Dengan pelantikan ini, diharapkan para PPPK Paruh Waktu dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Komentar dan Harapan

Gubernur Iqbal juga menekankan pentingnya komitmen dan tanggung jawab dalam menjalani tugas sebagai PPPK Paruh Waktu. Ia berharap semua pihak dapat bekerja sama dalam menjaga kualitas pelayanan publik dan memastikan bahwa setiap pegawai merasa dihargai dan didukung.

Dengan adanya pelantikan ini, diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pemerintahan yang lebih efektif dan transparan. Semua pihak, termasuk para PPPK Paruh Waktu, diharapkan dapat berkontribusi secara aktif dalam mencapai visi dan misi pemerintah provinsi NTB.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar