
Penetapan Kepengurusan DPC PDIP Gresik Masa Bakti 2025-2030
Kepengurusan DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Gresik masa bakti 2025-2030 telah ditetapkan melalui forum Konferensi Cabang (Konfercab) yang diadakan serentak bersama DPC se-Jawa Timur di Surabaya pada Minggu (21/12/2025). Dalam konferensi tersebut, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Gresik.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Penetapan ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) DPP PDI Perjuangan Nomor 15.05/Kpts-KP/DPP/XII/2025. SK tersebut dibacakan oleh Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat. Menurut Djarot, proses penunjukan dilakukan setelah para kandidat mengikuti tahapan psikotes serta evaluasi kinerja.
Fandi Akhmad Yani, yang akrab disapa Gus Yani, akan didampingi dua orang personalia dalam kepengurusan DPC PDIP Gresik. Toriqi Fajrin menjabat sebagai Sekretaris, sedangkan Achmad Nadlir menjadi Bendahara DPC PDIP Gresik.
Struktur Kepengurusan Baru
Selain ketua, sekretaris, dan bendahara, struktur kepengurusan DPC PDIP Gresik juga mencakup berbagai posisi penting lainnya. Noto Utomo, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Gresik, menyampaikan bahwa dalam SK penunjukan, terdapat perubahan jabatan untuk beberapa tokoh internal partai.
Noto, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPC PDIP Gresik periode sebelumnya, kini ditunjuk menjadi Wakil Ketua Bidang (Wakabid) Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga DPC PDIP Gresik. Sementara itu, Ketua DPC sebelumnya, Mujid Riduan, menempati jabatan sebagai Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai.
Komitmen Seluruh Anggota Partai
Noto memastikan bahwa seluruh pengurus, kader, dan anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Gresik akan tegak lurus dan siap melaksanakan keputusan partai dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan bahwa komitmen ini akan menjadi fondasi utama dalam menjalankan program partai demi mencapai target memenangkan PDIP dalam pemilu yang akan datang.
Pemilihan dan penunjukan kepemimpinan baru ini diharapkan dapat memberikan arah yang jelas bagi PDIP Gresik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan pengelolaan yang baik dan komitmen tinggi dari seluruh anggota partai, PDIP diharapkan mampu meningkatkan kinerjanya dan memberikan kontribusi nyata dalam pemerintahan daerah serta penyelenggaraan pemilu.
Proses Seleksi yang Transparan
Proses seleksi dan penunjukan ketua DPC PDIP Gresik tidak dilakukan secara mendadak. Dijelaskan oleh Djarot Saiful Hidayat, proses ini melibatkan berbagai tahapan evaluasi yang bertujuan untuk memastikan bahwa figur yang dipilih memiliki kapasitas dan kemampuan yang cukup untuk memimpin partai. Hal ini mencerminkan komitmen PDIP terhadap kaderisasi yang baik dan transparan.
Dengan adanya penunjukan ketua baru, diharapkan DPC PDIP Gresik dapat lebih fokus pada program-program strategis yang akan membawa partai menuju kemenangan dalam berbagai ajang politik. Selain itu, kepengurusan yang baru juga diharapkan mampu memperkuat hubungan antara partai dengan masyarakat, khususnya di wilayah Gresik.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Meskipun ada tantangan yang dihadapi, seperti persaingan politik yang semakin ketat dan dinamika masyarakat yang terus berkembang, PDIP Gresik tetap optimis dengan kepemimpinan yang baru. Dengan dukungan dari seluruh anggota partai, diharapkan PDIP mampu menjawab tantangan tersebut dengan langkah-langkah yang tepat dan efektif.
Harapan besar juga ditanamkan agar kepengurusan baru ini mampu membangun konsolidasi internal yang kuat dan menjaga semangat perjuangan partai. Dengan demikian, PDIP Gresik dapat menjadi bagian penting dalam penguatan politik nasional dan lokal.
Komentar
Kirim Komentar