
Pengusaha bumbu racikan dengan label Rumavin, Revael Kristian, memiliki kisah sukses yang menarik. Awalnya, ide usaha ini muncul ketika ia menghadapi kendala dalam mengembangkan bisnis. Saat ingin membuka restoran kecil untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, Ravael justru menghadapi tantangan besar.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Ia sering kali mendapati bumbu dapur yang sudah diracik dalam bentuk tabur tidak sesuai harapan. Kesulitan utamanya adalah menemukan bumbu dapur tanpa menggunakan bahan pengawet, pewarna, atau bahan berbahaya lainnya. "Rata-rata kualitasnya kurang baik, ada yang pakai pewarna berbahaya, ada yang memakai penguat rasa berlebihan sampai semua makanan rasanya mirip, hambar tapi gurih berlebihan," ujarnya.
Lantaran ingin mendapatkan bumbu tabur sesuai harapan, ia pun akhirnya meracik beberapa bumbu tabur utama. Awalnya, bumbu-bumbu ini dibuat untuk keperluan restoran kecilnya. Namun, terbesit keinginan untuk mencoba memasarkannya secara luas.
Pada 2018, Ravael mulai memberanikan diri berjualan bumbu tabur dan langsung diberi merek Rumavin. Kebetulan, tahun itu, pemasaran online mulai berkembang. Lantaran belum punya pasar, dia memanfaatkan platform daring Shoope untuk memasarkan produknya. Lewat cara ini, secara perlahan bisnisnya pun mulai berkembang.
Untuk bisa memenuhi kebutuhan pasar, Revael mulai mengembangkan banyak variasi bumbu dapur tabur. Mulai dari rasa klasik hingga kreasi modern yang kekinian. Saat ini, Rumavin telah memiliki banyak varian bumbu. Di antaranya ada rasa original, salted egg, original Taiwan, sapi panggang, barbeku, rendang, balado, mie goreng, jagung bakar, blackpepper, chili lime, sambal matah, pizza, hingga rasa lainnya.
Walhasil, kini Revael sudah sanggup menjual sebanyak 5.000 produk bumbu per bulan. Malah, bumbu dapurnya tidak hanya menjadi pilihan banyak konsumen di Indonesia, tetapi juga menjadi pilihan sejumlah restoran ternama di negara kita saat ini.
Meski demikian, Revael melihat keberhasilan menghadirkan produk bumbu dengan banyak pilihan rasa bukanlah tujuan akhir. Ia percaya, kunci keberhasilan usahanya juga terletak pada upaya menciptakan ekosistem bisnis yang sehat, baik untuk karyawan, pelanggan, maupun masyarakat sekitar.
Karyawan yang bekerja di Rumavin, kata Revael, sebagian besar berasal dari masyarakat sekitar yang terbantu dengan lapangan pekerjaan baru. "Cara kami memperlakukan karyawan bakal terbawa saat si karyawan memperlakukan pelanggan," tuturnya.
Dengan modal tersebut, Revael pun berharap, aroma bumbu dapur Rumavin bisa terus hadir. Bahkan, semakin meluas di setiap dapur masyarakat dan restoran.
Komentar
Kirim Komentar