Hati-Hati! 5 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin B12 yang Sering Terlewat

Hati-Hati! 5 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin B12 yang Sering Terlewat

Info kesehatan kali ini membahas topik yang penting bagi kita. Terkait Hati-Hati! 5 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin B12 yang Sering Terlewat, banyak hal penting yang perlu Anda ketahui. Simak penjelasannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pentingnya Vitamin B12 dalam Tubuh

Vitamin B12 memiliki peran yang sangat vital dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk pembentukan sel darah merah dan kesehatan sistem saraf. Namun, kekurangan vitamin ini sering kali tidak disadari karena gejalanya terlihat ringan dan mirip dengan kondisi sehari-hari. Meskipun demikian, jika dibiarkan, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan gangguan yang lebih serius.

Berikut adalah beberapa tanda yang mungkin menunjukkan bahwa tubuh sedang mengalami kekurangan vitamin B12:

  • Merasa sangat lelah dan lemah
    Kekurangan vitamin B12 dapat mengganggu produksi sel darah merah yang sehat. Sel darah merah bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh, sehingga ketika jumlahnya berkurang, suplai oksigen juga menurun. Hal ini membuat tubuh mudah merasa lelah dan lemah meskipun sudah tidur cukup. Bahkan aktivitas ringan bisa terasa lebih melelahkan.

  • Kulit pucat atau kekuningan
    Perubahan warna kulit bisa menjadi indikasi kekurangan vitamin B12. Ketika tubuh tidak mampu memproduksi sel darah merah dalam jumlah yang cukup, kulit dapat tampak lebih pucat. Dalam beberapa kasus, bagian putih mata atau kulit juga bisa berwarna kekuningan. Hal ini terjadi karena sel darah merah rapuh yang mudah pecah dan melepaskan bilirubin ke dalam tubuh.

  • Mati rasa pada tangan atau kaki
    Vitamin B12 berperan penting dalam menjaga lapisan pelindung saraf. Jika tubuh kekurangan vitamin ini, lapisan pelindung tersebut bisa melemah dan mengganggu aliran sinyal saraf. Akibatnya, Anda mungkin merasakan sensasi kesemutan, seperti tertusuk-tusuk atau mati rasa di tangan atau kaki. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa berkembang menjadi gangguan saraf yang lebih serius.

  • Perubahan memori atau suasana hati
    Vitamin B12 dibutuhkan untuk memproduksi neurotransmiter, yaitu zat kimia yang mengatur suasana hati dan kemampuan berpikir. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan penurunan daya ingat, sulit berkonsentrasi, atau munculnya kabut mental. Selain itu, suasana hati bisa berubah, seperti mudah cemas, sensitif, atau merasa sedih tanpa alasan jelas. Pada beberapa orang, kondisi ini bahkan bisa berkembang menjadi gejala depresi.

  • Nyeri pada lidah
    Salah satu tanda kekurangan vitamin B12 yang sering diabaikan adalah nyeri pada lidah. Lidah bisa terlihat sangat merah, licin, dan terasa sakit. Vitamin B12 membantu regenerasi sel-sel kecil pada lidah yang bertugas sebagai bintil pengecap. Jika tubuh kekurangan vitamin ini, bintil-bintil tersebut bisa mengecil atau menghilang, sehingga lidah menjadi lebih sensitif dan menyebabkan rasa tidak nyaman saat makan.

Solusi untuk Mengatasi Kekurangan Vitamin B12

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala-gejala di atas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan kadar vitamin B12. Penyebab kekurangan vitamin B12 bisa beragam, seperti diet yang tidak seimbang, gangguan pencernaan, atau penggunaan obat tertentu.

Untuk meningkatkan asupan vitamin B12, Anda bisa mengonsumsi makanan seperti daging, ikan, telur, susu, dan produk olahan susu. Jika diperlukan, dokter mungkin akan merekomendasikan suplemen vitamin B12.

Dengan memperhatikan gejala-gejala ini dan segera mengambil tindakan, Anda dapat mencegah komplikasi yang lebih serius akibat kekurangan vitamin B12. Jangan abaikan tanda-tanda tubuh, karena kesehatan Anda adalah prioritas utama.

Kesimpulan: Semoga informasi ini berguna bagi kesehatan Anda dan keluarga. Utamakan kesehatan dengan pola hidup yang baik.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar