Islah Jadi Prioritas, 3 Solusi Dihasilkan Musyawarah Kubro NU di Lirboyo

Islah Jadi Prioritas, 3 Solusi Dihasilkan Musyawarah Kubro NU di Lirboyo

Kabar pemerintahan kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Islah Jadi Prioritas, 3 Solusi Dihasilkan Musyawarah Kubro NU di Lirboyo, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.
Islah Jadi Prioritas, 3 Solusi Dihasilkan Musyawarah Kubro NU di Lirboyo

Musyawarah Kubro NU Berhasil Merumuskan Langkah Penyelesaian Internal

Musyawarah Kubro NU yang digelar oleh Forum Sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) berlangsung di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, pada hari Minggu (21/12/2025). Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus NU dari berbagai tingkatan, mulai dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), hingga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Musyawarah tersebut bertujuan untuk membahas dinamika internal NU dan merumuskan langkah penyelesaian melalui sejumlah kesepakatan strategis. Hasil musyawarah ini disepakati dan ditandatangani oleh seluruh peserta, baik yang hadir langsung maupun melalui Zoom.

Salah satu poin utama dalam hasil musyawarah adalah keputusan untuk mengedepankan opsi islah atau rekonsiliasi sebagai langkah pertama. Kedua belah pihak diminta melakukan islah dengan batas waktu selambat-lambatnya tiga hari terhitung sejak pelaksanaan musyawarah kubro ini.

Juru bicara Musyawarah Kubro, KH Oing Abdul Muid atau akrab disapa Gus Muid, menjelaskan bahwa opsi islah menjadi prioritas utama yang dikehendaki para peserta. Ia menyatakan bahwa sesuai kesepakatan peserta Musyawarah Kubro, opsi islah diberi batas waktu hingga 3x24 jam mulai hari ini.

Gus Muid menegaskan bahwa islah tersebut secara khusus meminta Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam PBNU KH Miftakhul Akhyar untuk bertemu dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Menurutnya, langkah ini dinilai paling maslahat demi menjaga persatuan jam’iyah NU.

Apabila dalam tenggat waktu tersebut tidak tercapai kesepakatan islah, Musyawarah Kubro telah menyiapkan opsi kedua. Kedua belah pihak diminta mengembalikan mandat kepada Mustasyar untuk selanjutnya dibentuk panitia muktamar yang netral.

"Opsi kedua meminta kedua belah pihak mengembalikan mandat ke Mustasyar. Waktunya satu hari setelah batas waktu islah selesai," jelas Gus Muid. Panitia yang dibentuk nantinya bertugas mempersiapkan agenda muktamar secara objektif dan berimbang.

Lebih lanjut, Musyawarah Kubro juga menyepakati opsi terakhir apabila opsi pertama dan kedua tidak terlaksana. Para peserta sepakat mencabut mandat yang telah diberikan dan mengusulkan penyelenggaraan Muktamar Luar Biasa (MLB).

"Opsi terakhir adalah Muktamar Luar Biasa. Opsi ini berlaku jika opsi pertama dan kedua gagal. Peserta Musyawarah Kubro akan mencabut mandat yang diberikan kepada kedua pihak, kemudian membentuk panitia Muktamar Luar Biasa," ungkapnya.

Terkait waktu pelaksanaan, Musyawarah Kubro menetapkan batas maksimal pelaksanaan Muktamar Luar Biasa sebelum keberangkatan jemaah haji kloter pertama Indonesia.

"Jika opsi pertama dan kedua gagal, maka akan digelar Muktamar Luar Biasa dengan batas waktu maksimal sebelum pemberangkatan jemaah haji kloter pertama," ujar Gus Muid.

Poin-Poin Penting Dari Musyawarah Kubro NU

  • Pembahasan Dinamika Internal NU
    Musyawarah Kubro NU fokus pada pembahasan berbagai dinamika yang terjadi di dalam organisasi NU. Hal ini dilakukan untuk mencari solusi yang dapat menjaga stabilitas dan persatuan jam’iyah.

  • Kesepakatan Strategis
    Seluruh peserta musyawarah sepakat untuk merumuskan langkah-langkah strategis guna menyelesaikan permasalahan yang ada. Kesepakatan ini dituangkan dalam bentuk dokumen resmi yang ditandatangani oleh semua peserta.

  • Prioritas Islah Sebagai Langkah Pertama
    Salah satu poin penting dalam hasil musyawarah adalah keputusan untuk mengedepankan opsi islah atau rekonsiliasi. Ini merupakan langkah awal yang diharapkan bisa membawa kedua belah pihak ke arah penyelesaian yang lebih harmonis.

  • Batas Waktu Untuk Islah
    Islah harus dilakukan selambat-lambatnya tiga hari setelah musyawarah kubro. Jika tidak tercapai, maka akan dilanjutkan ke opsi kedua.

  • Opsi Kedua: Mengembalikan Mandat ke Mustasyar
    Jika islah tidak berhasil, kedua belah pihak diminta mengembalikan mandat kepada Mustasyar. Mustasyar kemudian akan membentuk panitia muktamar yang netral.

  • Opsi Terakhir: Muktamar Luar Biasa (MLB)
    Jika opsi pertama dan kedua gagal, maka akan dilakukan Muktamar Luar Biasa. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengambil langkah lebih radikal dalam menyelesaikan permasalahan internal NU.

  • Batas Waktu Pelaksanaan MLB
    MLB akan dilaksanakan sebelum keberangkatan jemaah haji kloter pertama. Hal ini dimaksudkan agar tidak mengganggu proses ibadah haji yang sudah direncanakan.


Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar