
Keutamaan Puasa Rajab dalam Kalender Hijriah
Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram dalam kalender Hijriah yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunnah. Meskipun puasa Rajab bersifat sunah, keutamaannya begitu besar dan dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Keutamaan Puasa Rajab
Pahala Berlipat Ganda
Dalam sebuah riwayat, puasa di bulan Rajab digambarkan sebagai amal yang sangat utama. Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Fakhruddin al-Razi menyebutkan:
“Barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari.”
Menghapus Dosa
Sebagaimana dijelaskan dalam beberapa riwayat, puasa di awal bulan Rajab memiliki keutamaan khusus. Puasa pada tanggal 1 Rajab disebut dapat menghapus dosa selama tiga tahun, hari kedua untuk dua tahun, dan hari ketiga untuk satu tahun.
Pintu Surga Dibuka
Riwayat lain menyebutkan bahwa puasa di bulan Rajab, terutama pada hari-hari tertentu, dapat membuka pintu surga dan menutup pintu neraka bagi yang menjalankannya dengan ikhlas.
Jadwal Puasa Rajab Tahun 2025
Awal Bulan Rajab
-
1 Rajab 1447 H:
Minggu, 21 Desember 2025 — bisa menjalankan puasa sunnah awal bulan Rajab. -
2 Rajab 1447 H:
Senin, 22 Desember 2025 — puasa sunnah Rajab dan puasa Senin. -
3 Rajab 1447 H:
Selasa, 23 Desember 2025 — puasa sunnah awal Rajab.
Niat Puasa Rajab
Berikut bacaan niat puasa Rajab:
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِيْ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin fi syahri rajaba sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya:
“Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara dan Anjuran
- Makan Sahur: Dikerjakan sebelum waktu Subuh.
- Niat Puasa: Dilakukan sebelum fajar menyingsing.
- Menahan Diri: Dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa hingga Magrib.
- Perbanyak Ibadah Lain: Seperti salat sunah, zikir, dan sedekah.
- Hindari Hadis Palsu: Beberapa hadis yang beredar mengenai keutamaan puasa Rajab ternyata dinilai lemah atau palsu oleh para ulama. Oleh karena itu, landaskan amalan Anda pada hadis-hadis yang sahih agar ibadah diterima oleh Allah SWT.
Kesimpulan
Puasa di bulan Rajab adalah momen yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Dengan memahami keutamaannya, jadwalnya, serta tata cara pelaksanaannya, semoga ibadah puasa Anda di bulan Rajab menjadi amal yang diberkahi dan diterima.
Komentar
Kirim Komentar