
Syukur di Balik Kemegahan Gedung Syahdika Grand Hall
Di balik kokohnya pilar-pilar neoklasik yang menjulang di koridor selatan Kota Tasikmalaya, tersimpan sebuah narasi tentang syukur yang mendalam. Jumat, 26 Desember 2025, suasana khidmat menyelimuti Jalan Perintis Kemerdekaan saat ratusan warga berkumpul untuk melangitkan doa dalam acara Tasyakur Bi Ni’mah atas selesainya pembangunan Syahdika Grand Hall.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Sujud Syukur di Balik Kekayaan
Bagi pasangan pemilik, H. Acep Dani dan Hj. Lisna, bangunan ini bukan sekadar pencapaian bisnis atau deretan beton semata. Dihadiri ratusan warga sekitar gedung, acara Tasyakur Bi Ni'mah ini diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al Qur'an oleh Qori Asep Ruhiyat. Dilanjutkan dengan tawasul yang dipimpin oleh Ketua DKM Abdul Wahid, Drs. Zaenal Toha, M.Pd. Pembacaan Surat Yassin yang diikuti seluruh yang hadir semakin menambah kekhidmatan acara.
"Kami menyadari bahwa tidak ada satu pun tiang yang tegak berdiri di sini melainkan atas izin Allah," ujar Dr. KH. Muslim selaku perwakilan keluarga yang juga ayahanda dari H. Acep Dani. KH. Muslim juga menyampaikan bahwa atas nama H. Acep Dani dan Hj. Lisna sangat bersyukur atas selesainya pembangunan Gedung Syahdika Grand Hall ini.
"Semoga Gedung ini senantiasa membawa keberkahan bagi kita semua, baik untuk urusan dunia maupun akhirat. Alhamdulillah, pembukaan gedung ini akan dilaksanakan dalam bulan Rajab. Sebagaimana kita ketahui, bulan Rajab adalah bulan yang sangat dimuliakan Allah," ujar Beliau.
Kehadiran ratusan warga sekitar menjadi bukti bahwa gedung ini ingin dibangun di atas pondasi sosial yang kuat, bukan sekadar simbol kemewahan yang eksklusif. Acara yang dipandu oleh MC Ustadz Apip Budiman ini diakhiri dengan do'a bersama dan mushofahah.
Selesainya pembangunan Gedung Syahdika Grand Hall ini diapresiasi oleh Drs. H. Ivan Dicksan Hasannudin, M.Si. "Semoga dengan hadirnya Gedung Syahdika Grand Hall ini membawa keberkahan bagi keluarga Bapak H. Acep Dani dan Ibu Hj. Lisna," ujar Ivan Dicksan.
"Hadirnya Syahdika Grand Hall semoga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Tasikmalaya akan tempat yang representatif untuk acara keluarga, pernikahan dan acara lainnya," lanjutnya.
Senada, Ketua DKM Abdul Wahid Griya Mitra Batik, Drs. Zenal Toha juga menyampaikan apresiasi. "Atas nama DKM Abdul Wahid, kami mengucapkan selamat kepada keluarga Bapak H. Acep Dani atas selesainya pembangunan Gedung Syahdika Grand Hall. Semoga Gedung ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua," kata Zaenal Toha.
Tandar Baru Ruang Pertemuan di Kota Tasikmalaya
Syahdika Grand Hall hadir menjawab kerinduan masyarakat akan gedung pertemuan yang representatif. Terletak strategis di Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, gedung ini menawarkan perpaduan estetika modern dan sentuhan klasik yang abadi.
Arsitektur Ikonik yang Menarik Perhatian
Syahdika Grand Hall menjadi istimewa karena arsitekturnya yang ikonik. Hal ini diwakili dengan fasad pilar putih bersih yang memberikan kesan prestisius bagi setiap tamu. Selain itu, Syahdika Grand Hall multifungsi profesional dirancang dengan tata ruang fleksibel untuk pernikahan, seminar nasional, hingga kajian keagamaan besar.
Fasilitas Paripurna untuk Kepuasan Pengunjung
Fasilitas paripurna seperti area parkir yang luas, ruang rias yang nyaman, serta toilet dan sarana ibadah yang memadai menjamin kenyamanan penyelenggara maupun tamu undangan. Gedung ini dirancang agar setiap pengunjung merasa nyaman dan terlayani secara maksimal.
Lebih dari Sekadar Gedung
Kehadiran Syahdika Grand Hall bukan hanya tentang menambah daftar gedung di Kota Tasikmalaya, melainkan menetapkan standar baru tentang martabat dan estetika. Dengan pagar hitam minimalis yang menjamin privasi dan lokasi di jantung akses utama, gedung ini siap menjadi saksi bisu berbagai momen bersejarah masyarakat.
Selesainya pembangunan ini menjadi babak baru. Syahdika Grand Hall akan resmi dibuka pada 30 Desember 2025, kini berdiri tegap, siap menyambut langkah anggun mempelai menuju pelaminan atau menjadi wadah bagi pertukaran ide-ide besar dalam diskusi ilmiah ataupun menjadi tempat yang nyaman untuk acara kajian keagamaan.
Komentar
Kirim Komentar