Jalan Rusak, Warga Sumbawa Sulit Akses Kesehatan

Jalan Rusak, Warga Sumbawa Sulit Akses Kesehatan

Dunia medis kali ini membahas topik yang penting bagi kita. Terkait Jalan Rusak, Warga Sumbawa Sulit Akses Kesehatan, banyak fakta menarik yang perlu Anda ketahui. Simak penjelasannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Masalah Jalan Rusak di Desa Senawang Mengancam Keselamatan Warga

Di wilayah Desa Senawang, Kecamatan Orong Telu, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), warga menghadapi tantangan besar dalam hal akses jalan antar-wilayah. Kondisi jalan yang rusak dan tidak memadai menjadi kendala utama dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal pengobatan dan layanan kesehatan.

Selama musim penghujan, kondisi jalan semakin memburuk. Jalur tersebut berubah menjadi lumpur tebal dan licin, dengan banyak batu tajam yang menyulitkan perjalanan. Selain itu, jalur ini juga melewati sungai yang sulit dilalui kendaraan, termasuk mobil ambulans. Hal ini membuat warga sering kesulitan dalam membawa pasien ke puskesmas terdekat, terutama ketika ada keadaan darurat.

Dalam sebuah video yang dibagikan di media sosial, tampak bagaimana warga harus bergotong-royong membantu sebuah ambulans desa yang terjebak dalam lumpur. Peristiwa ini menunjukkan betapa parahnya kondisi jalan yang menghubungkan Desa Senawang dengan Desa Sebeok.

Ade Kantari Syaputra, warga setempat sekaligus Ketua BPD Senawang, mengungkapkan bahwa masalah jalan rusak ini sudah berlangsung selama puluhan tahun. Ia menegaskan bahwa dampaknya sangat besar terhadap pelayanan kesehatan di daerah tersebut.

“Ketika musim hujan tiba, jalan akan sulit dilewati. Pasien yang membutuhkan penanganan cepat sering terlambat sampai ke puskesmas karena kondisi jalan yang buruk,” ujar Ade saat dikonfirmasi pada Selasa (25/11/2025).

Menurutnya, kondisi jalan yang tidak layak sangat membahayakan keselamatan warga, terutama dalam situasi darurat medis seperti ibu melahirkan, kecelakaan, penyakit kronis, atau warga yang mengalami sakit berat.

“Kami di Senawang seperti terisolasi setiap kali hujan. Ini bukan sekadar kenyamanan, tapi menyangkut nyawa warga kami,” tambah Ade.

Ia berharap pemerintah Kabupaten Sumbawa segera turun tangan untuk melakukan perbaikan darurat maupun jangka panjang. Menurutnya, akses jalan yang layak merupakan kebutuhan mendesak untuk menjamin pelayanan dasar masyarakat, termasuk kesehatan, pendidikan, dan distribusi kebutuhan pangan sehari-hari dapat terpenuhi.

“Kami berharap pemerintah benar-benar memperhatikan kondisi kami. Jalan ini tidak hanya rusak, tapi sudah membahayakan,” kata Ade.

Ia juga meminta agar perbaikan jalan tidak dilakukan dengan cara yang selama ini terjadi, yaitu hanya meratakan atau menimbunnya dengan tanah.

“Jangan lagi perbaiki hanya tambal sulam, karena cara itu justru akan membuat jalan kembali berlumpur saat hujan turun,” ujarnya.

Kesimpulan: Semoga informasi ini bermanfaat bagi kesehatan Anda dan keluarga. Utamakan kesehatan dengan pola hidup yang baik.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar