
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum Merdeka
Buku Pendidikan Agama Islam kelas 9 SMP/MTs Kurikulum Merdeka halaman 89 bab 4 membahas tema “Bersyukur dengan Akikah”. Materi yang ditulis oleh Suryatini Iis, dkk., dan diterbitkan oleh Kemdikbud Ristek tahun 2022 ini mengajarkan pentingnya sikap bersyukur sebagai bentuk rasa terima kasih atas nikmat, karunia, dan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT. Bersyukur tidak hanya diucapkan dengan kata “alhamdulillah”, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan positif seperti membantu sesama, menggunakan nikmat untuk hal bermanfaat, serta tidak mudah mengeluh.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Melalui pembelajaran ini, siswa diajak memahami bahwa bersyukur dapat menumbuhkan ketenangan, kebahagiaan, dan kemampuan melihat sisi positif dalam setiap keadaan. Pada bagian latihan soal halaman 89, siswa diminta menjawab pertanyaan seputar aktivitas yang berkaitan dengan materi tersebut. Kunci jawaban disediakan sebagai panduan belajar bagi orang tua dalam membantu mengoreksi pekerjaan anak, termasuk pada bagian Pantun Islami yang terdapat di halaman tersebut.
Pantun Islami
Nuzulul Qur’an di bulan Ramadhan
Qur’an turun dari yang Maha Besar
Hewan halal boleh untuk dimakan
Jangan lupa disembelih yang benar
Lantunan Al-Qur’an sejukkan dada
Sungguh rasa nikmat mendengarkannya
Sembelih akikah untuk ananda
Wujud syukur atas kelahirannya
Para pedagang membuka usaha
Mencari rezeki dengan ceria
Sembelih kurban saat Idul Adha
Fakir miskin turut berbahagia
Aktivitas 1
Berikan tanggapanmu terhadap pantun di atas, buatlah kembali pantun yang mengajak sesama untuk senantiasa bersyukur atas kelahiran anak dan peduli sesama dengan berkurban, lakukan peragaan berbalas pantun dengan kelompok lain!
Jawaban :
Pantun di atas mengandung pesan moral tentang pentingnya bersyukur atas nikmat Allah, terutama melalui ibadah seperti akikah dan kurban. Akikah adalah bentuk rasa syukur atas kelahiran anak, sedangkan kurban menunjukkan kepedulian terhadap sesama, khususnya fakir miskin. Selain itu, pantun juga mengingatkan untuk selalu menjalankan ibadah sesuai ajaran Islam dan menebar kebahagiaan bersama.
Contoh pantun ajakan untuk bersyukur dan peduli sesama:
Anak lahir disambut gembira,
Tangis pertamanya penuh makna.
Akikah dilakukan dengan doa,
Tanda syukur kepada Yang Kuasa.
Idul Adha datang membawa rahmat,
Umat berbagi tanpa sekat.
Sembelih kurban dengan niat ikhlas,
Agar berkah turun tiada batas.
Tips untuk Orang Tua
Orang tua dapat memandu proses belajar anak dengan memberikan penjelasan tambahan mengenai makna pantun dan nilai-nilai agama yang terkandung di dalamnya. Penting untuk memastikan bahwa anak memahami makna dari setiap baris pantun, serta bagaimana cara mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
- Pastikan anak memahami makna "akikah" dan "kurban" sebagai bentuk ibadah yang memiliki makna spiritual dan sosial.
- Dorong anak untuk berdiskusi dan berpikir kritis tentang isi pantun.
- Ajak anak untuk menciptakan pantun sendiri sebagai bentuk kreativitas dan pemahaman akan materi.
Manfaat Belajar Bersyukur
Belajar bersyukur tidak hanya menjadi kewajiban agama, tetapi juga menjadi nilai penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bersyukur, seseorang akan lebih mudah merasa puas dengan apa yang dimiliki dan lebih mampu menghadapi tantangan hidup.
Beberapa manfaat bersyukur antara lain: * Meningkatkan rasa bahagia dan ketenangan hati. * Mengurangi stres dan kecemasan. * Membentuk sikap positif dalam menghadapi tantangan. * Menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.
Dengan memahami pentingnya bersyukur, siswa diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan dengan keluarga, teman, maupun masyarakat secara umum.
Komentar
Kirim Komentar