Keluhan Pedagang Pasar Wedi Klaten Didengar, Dua Los Rusak Jadi Tantangan Bupati

Kabar pemerintahan kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Keluhan Pedagang Pasar Wedi Klaten Didengar, Dua Los Rusak Jadi Tantangan Bupati, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.
Keluhan Pedagang Pasar Wedi Klaten Didengar, Dua Los Rusak Jadi Tantangan Bupati

Pemerintah Klaten Turun Langsung Cek Kondisi Pasar Wedi Jelang Nataru

Pemerintah Kabupaten Klaten melakukan inspeksi langsung ke Pasar Wedi menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto mengunjungi pasar tersebut pada Jumat (19/12/2025) untuk memastikan kondisi pasar siap melayani pengunjung.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Agenda utama kunjungan ini adalah mengecek harga kebutuhan pokok. Namun, rombongan juga memeriksa kondisi bangunan pasar secara menyeluruh. Mereka menyusuri los-los yang atapnya sudah diperbaiki maupun yang masih dalam kondisi rusak.

Keluhan Pedagang Terdengar Langsung

Di lapangan, para pedagang memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan keluhan mereka. Mulai dari masalah atap bocor hingga permasalahan sampah di sekitar pasar. Bupati Hamenang mengungkapkan bahwa keluhan tentang los bocor sudah ia terima sejak kunjungan sebelumnya.

“Alhamdulillah, tadi sudah diperbaiki dan bagus. Nah, gantian ada beberapa sektor lain yang perlu diperbaiki. Termasuk juga pengolahan persampahan,” ujar Bupati Hamenang.

Perbaikan tidak berhenti di satu titik saja. Pemerintah berkomitmen melanjutkan pembenahan secara bertahap.

Lima Los Sudah Diperbaiki, Dua Lainnya Masih Rusak

Lurah Pasar Wedi, Indaryanto Wahyudi, menjelaskan bahwa dari total tujuh los yang ada, lima di antaranya sudah selesai diperbaiki. Atapnya kini tidak bocor lagi saat hujan turun. Ini tentu menjadi kabar baik bagi pedagang yang menempati los tersebut.

Namun, dua los lainnya masih mengalami kerusakan dan membutuhkan perhatian. Salah satunya adalah los pedagang daging yang cukup vital aktivitasnya setiap hari.

Indaryanto memastikan bahwa dua los yang masih rusak akan segera diajukan untuk mendapatkan alokasi perbaikan. Kondisi atap yang bocor membuat air hujan masuk dan mengganggu aktivitas jual beli.

“Insyaallah besok kami ajukan untuk mendapatkan alokasi perbaikan,” kata Indaryanto.

Persoalan Sampah Juga Menjadi Perhatian

Selain soal bangunan, persoalan sampah juga mencuat dalam dialog dengan pedagang. Beberapa pedagang mengeluhkan pengelolaan sampah yang belum maksimal. Kondisi ini tentu berpengaruh pada kebersihan dan kenyamanan pasar.

Bupati pun menyoroti hal tersebut sebagai bagian dari sektor yang perlu dibenahi. Pengolahan persampahan disebut akan masuk dalam agenda perbaikan berikutnya.

Pasar yang bersih dinilai penting untuk menarik pembeli. Apalagi menjelang Nataru, aktivitas pasar biasanya meningkat.

Pedagang di Luar Pasar Akan Didekati Persuasif

Masih ada pedagang yang berjualan di sisi jalan sekitar Pasar Wedi. Menurut Indaryanto, ke depan akan dilakukan pendekatan dan sosialisasi agar mereka mau masuk ke dalam area pasar. Tujuannya supaya aktivitas jual beli lebih tertata dan tidak mengganggu lalu lintas.

Saat ini, total pedagang di Pasar Wedi mencapai sekitar 550 orang. Mereka terdiri dari pedagang kios, los, hingga adegan. Dengan jumlah sebanyak itu, penataan pasar jadi tantangan tersendiri.

Pemerintah berharap semua bisa tertib dan nyaman di dalam pasar.

Harapan Pemkab Klaten untuk Pasar Wedi

Kondisi Pasar Wedi Klaten yang masih menyisakan dua los rusak menjadi perhatian serius Pemkab Klaten. Meski sebagian sudah diperbaiki, pembenahan akan terus dilakukan secara bertahap.

Harapannya, pasar bisa menjadi ruang jual beli yang lebih nyaman, bersih, dan layak bagi pedagang maupun pembeli. Dengan komitmen pemerintah dan dukungan pedagang, Pasar Wedi diharapkan kian membaik ke depannya.


Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar