
Pergantian Kepemimpinan PDIP Pasuruan
Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Pasuruan secara resmi diamanahkan kepada H Arifin melalui konferensi cabang serentak yang digelar di Surabaya untuk periode 2025-2030. Pengangkatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat organisasi partai dan menjaga konsistensi dalam menjalankan misi politik.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
H Arifin, yang akrab disapa Kaji Arifin, mengambil alih kepemimpinan dari Andi Wahyudi atau AW, yang telah dua periode menjabat sebagai ketua. Ia akan didampingi oleh M Zaini sebagai sekretaris dan Sugiyanto sebagai bendahara. Dari struktur kepengurusan tersebut, hanya posisi ketua dan bendahara yang berubah, sementara posisi sekretaris tetap diisi oleh orang yang sama seperti sebelumnya.
Fokus pada Konsolidasi Internal
Menurut Kaji Arifin, tugas pertama yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal mulai dari pengurus anak cabang hingga ranting yang sempat mengalami retak. Ia menegaskan bahwa konsolidasi organisasi menjadi langkah awal yang penting untuk menyatukan seluruh elemen partai, baik pengurus, kader, maupun simpatisan.
“Saya tegaskan, ke depan kami akan fokus pada penguatan konsolidasi organisasi, penguatan ideologi partai, serta pengkaderan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa proses konsolidasi menjadi langkah awal yang penting untuk menyatukan seluruh elemen partai, baik pengurus, kader, maupun simpatisan. Langkah pertama adalah menyelesaikan konsolidasi organisasi.
Setelah itu, kata Kaji Arifin, ia akan memperkuat ideologi partai dan melakukan kaderisasi secara berjenjang. Menurutnya, kaderisasi menjadi pekerjaan penting karena banyak kader senior yang menjadi tulang punggung partai telah wafat.
Kondisi tersebut harus dijawab dengan menyiapkan generasi penerus yang kuat dan militan. “Alhamdulillah, dalam struktur kepengurusan hari ini banyak diisi anak-anak muda, termasuk dari generasi Z,” urainya.
Disampaikannya, ini menjadi modal penting agar partai bisa bergerak lebih adaptif, modern, terukur, terencana, relevan dengan perkembangan zaman. Sehingga bisa optimal dalam menjawab tantangan ke depan.
Memperjuangkan Kepentingan Masyarakat
Ia menegaskan, arah gerak partai ke depan tetap berpijak pada satu benang merah, yakni mengabdi dan berkhidmat kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan, memperjuangkan apa yang menjadi kepentingan masyarakat.
“Konsolidasi organisasi, penguatan ideologi, dan kaderisasi semuanya bermuara pada satu tujuan, yakni bagaimana PDIP tetap konsisten hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” sambung dia.
Terkait dinamika politik yang berkembang, Kaji Arifin menyebut pesan dari DPP maupun DPD PDIP tidak mengalami perubahan. Partai tetap berpegang teguh pada ajaran Trisakti Bung Karno sebagai dasar perjuangan.
“Trisakti Bung Karno tetap menjadi pegangan utama partai. Di dalamnya ada semangat kemandirian, keberpihakan pada rakyat kecil, nilai-nilai budaya, dan keberanian untuk berdaulat tanpa intervensi pihak mana pun,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Kaji Arifin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPC PDIP sebelumnya atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam membesarkan partai di Kabupaten Pasuruan.
“Yang sudah baik akan kami lanjutkan, yang masih kurang akan kami perbaiki, serta kami membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh kader dan masyarakat Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya.
Komentar
Kirim Komentar