
Memasuki Bulan Rajab 1447 Hijriah
Memasuki bulan Rajab 1447 Hijriah yang bertepatan dengan Minggu, 21 Desember 2025, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan berbagai amalan ibadah, terutama menjalankan puasa sunnah. Puasa tidak hanya bermakna menahan lapar dan dahaga, tetapi juga diawali dengan sahur serta niat yang ikhlas agar keberkahan dapat diraih secara maksimal.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Puasa di bulan Rajab memiliki beragam keutamaan yang dapat menjadi penyemangat bagi umat Muslim, salah satunya sebagai sarana penghapus dosa-dosa yang telah lalu. Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram dalam kalender Islam yang dimuliakan dan memiliki keistimewaan tersendiri. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk melaksanakan puasa sunnah yang diawali dengan sahur, sebagaimana tuntunan Rasulullah SAW.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Bersahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Keberkahan tersebut tidak hanya memberikan kekuatan jasmani, tetapi juga ketenangan jiwa serta keteguhan hati dalam menjalankan ibadah puasa. Oleh sebab itu, membaca doa sahur puasa Rajab menjadi amalan yang sangat dianjurkan bagi setiap Muslim yang hendak menunaikan puasa di bulan Rajab.
Bacaan Doa Sahur Puasa Rajab Lengkap
Berikut adalah bacaan doa sahur puasa Rajab yang dapat diamalkan sebelum memulai puasa:
-
Doa Sebelum Makan Sahur
Allahumma barik lana fima razaqtana wa qina 'azabannar
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami pada apa yang Engkau telah rezekikan kepada kami dan lindungilah kami dari azab neraka." -
Niat Puasa Rajab
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati Rajaba lillahi ta'ala
Artinya: "Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan sunnah Rajab karena Allah Ta'ala."
Jadwal Puasa Rajab Mulai Minggu 21 Desember
Puasa Rajab dilakukan bertepatan pada hari-hari utama dalam bulan Rajab, seperti pada ayyamul bidh (tanggal 13, 14, dan 15), hari Senin, Kamis. Berdasarkan kalender yang diterbitkan oleh Kementerian Agama, tanggal 1 Rajab 1447 hijriah jatuh pada 21 Desember 2025. Berikut jadwal puasa Rajab selengkapnya:
- Minggu, 21 Desember 2025: 1 Rajab 1447 H
- Senin, 22 Desember 2025 = 2 Rajab 1447 H
- Kamis, 25 Desember 2025 = 5 Rajab 1447 H
- Senin, 29 Desember 2025 = 9 Rajab 1447 H
- Kamis, 1 Januari 2026 = 12 Rajab 1447 H
- Jumat, 2 Januari 2026 = 13 Rajab 1447 H (Ayyamul bidh)
- Sabtu, 3 Januari 2026 = 14 Rajab 1447 H (Ayyamul bidh)
- Minggu, 4 Januari 2026 = 15 Rajab 1447 H (Ayyamul bidh)
- Senin, 5 Januari 2026 = 16 Rajab 1447 H
- Kamis, 8 Januari 2026 = 19 Rajab 1447 H
- Senin, 12 Januari 2026 = 23 Rajab 1447 H
- Kamis, 15 Januari 2026 = 26 Rajab 1447 H
- Senin, 19 Januari 2026 = 30 Rajab 1447 H
Keutamaan Puasa di Bulan Rajab
Puasa di bulan Rajab memiliki sejumlah keutamaan, tidak hanya menghapus dosa-dosa, namun juga diyakini dapat memberikan kenikmatan di akhirat kelak. Berikut beberapa keutamaan tersebut:
-
Penghapusan Dosa
Berpuasa di bulan Rajab diyakini dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa berpuasa sehari di bulan Rajab setara dengan puasa selama sebulan penuh. Hal ini menunjukkan betapa besar pahala yang diberikan bagi mereka yang berpuasa di bulan ini. -
Mendapatkan Minuman di Surga
Puasa Rajab juga diyakini dapat memberikan kenikmatan di akhirat kelak. Dalam beberapa riwayat, disebutkan bahwa orang yang berpuasa di bulan Rajab akan diberikan minuman yang sangat nikmat di surga. Ini menjadi motivasi bagi umat Muslim untuk melaksanakan puasa sunnah di bulan yang mulia ini. -
Dibukakan Pintu Surga
Berpuasa selama delapan hari di bulan Rajab diyakini akan dibukakan delapan pintu surga bagi pelakunya. Keutamaan ini menunjukkan betapa besar rahmat Allah SWT bagi hamba-Nya yang beribadah dengan ikhlas di bulan Rajab. -
Ditutupnya Pintu Neraka
Bagi mereka yang berpuasa selama tujuh hari di bulan Rajab, pintu-pintu neraka akan ditutup baginya. Ini merupakan bentuk perlindungan Allah SWT bagi hamba-Nya yang taat dan senantiasa berusaha mendekatkan diri kepada-Nya melalui amalan-amalan sunnah. -
Pengabulan Doa
Puasa di bulan Rajab juga diyakini dapat menjadi wasilah bagi terkabulnya doa-doa yang dipanjatkan. Dengan berpuasa dan memperbanyak doa di bulan ini, diharapkan Allah SWT mengabulkan segala hajat dan permohonan kita.
Keutamaan-keutamaan tersebut menjadi motivasi bagi umat Muslim untuk tidak melewatkan kesempatan beribadah di bulan Rajab, termasuk dengan melaksanakan puasa sunnah.
Komentar
Kirim Komentar