Kiai Ubaidullah Shodaqoh Umumkan Hasil Musyawarah Besar NU di Lirboyo

Kiai Ubaidullah Shodaqoh Umumkan Hasil Musyawarah Besar NU di Lirboyo

Kabar pemerintahan kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Kiai Ubaidullah Shodaqoh Umumkan Hasil Musyawarah Besar NU di Lirboyo, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.
Kiai Ubaidullah Shodaqoh Umumkan Hasil Musyawarah Besar NU di Lirboyo

Pemimpin NU Jawa Tengah Beri Peringatan Keras untuk Menyelesaikan Perselisihan Internal

Pada hari Minggu (21/12/2025), Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh, memberikan pernyataan penting terkait hasil pertemuan yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Pertemuan tersebut adalah forum Mustasyar PBNU dan sesepuh NU yang bertajuk Musyawarah Kubro.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Musyawarah Kubro ini menghasilkan tiga poin utama yang ditujukan kepada pihak-pihak yang berselisih dalam internal organisasi NU. Berikut adalah poin-poin tersebut:

  • Permintaan untuk berdamai atau islah serta membentuk panitia muktamar
    Kiai Ubaid menyampaikan bahwa kedua belah pihak yang berselisih diminta untuk segera berdamai atau melakukan islah. Selain itu, mereka juga diminta untuk segera membentuk panitia muktamar dengan batas waktu selambat-lambatnya 3 hari terhitung dari hari ini, Ahad 21 Desember 2025 pukul 12.00 WIB.

  • Tindakan jika tidak ada kesepakatan
    Jika islah tidak tercapai, maka kedua belah pihak diminta untuk menyerahkan mandat kepada Mustasyar PBNU. Jika masih belum menyerahkan mandat, maka Mustasyar PBNU akan mencabut mandat dari kedua belah pihak yang berselisih.

  • Usulan Musyawarah Luar Biasa (MLB)
    Setelah keputusan tersebut, PCNU dan PWNU akan mengusulkan Musyawarah Luar Biasa (MLB). Keputusan ini dikeluarkan untuk menjaga keutuhan jamiyah NU setelah terjadi kubu-kubuan di lingkaran elit PBNU yang tak berkesudahan.

Persoalan Internal PBNU yang Menggemparkan

Persoalan internal PBNU saat ini terbelah menjadi dua kubu utama, yaitu kubu Syuriyah yang didukung oleh KH Miftachul Akhyar selaku Rais Aam, dan kubu Tanfidziyah yang dipimpin oleh KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Masalah ini bermula dari keputusan Syuriyah yang mencopot Gus Yahya dari posisi ketua umum PBNU.

Kubu Syuriyah menganggap bahwa Gus Yahya melakukan pelanggaran, sementara Gus Yahya bersikukuh bahwa keputusan Syuriyah bertentangan dengan AD/ART. Menurut pandangan Gus Yahya, Ketua Umum PBNU hanya bisa diberhentikan melalui muktamar, baik Muktamar Luar Biasa (MLB) maupun muktamar biasa.

Upaya Menjaga Keutuhan Jamiyah NU

Oleh karena gejolak yang berkepanjangan, para kiai sepuh NU turun tangan untuk memediasi. Beberapa kali mereka menggelar pertemuan dan mengundang kedua belah pihak untuk berdiskusi. Pertemuan terbaru adalah Musyawarah Kubro Lirboyo, yang merupakan langkah terakhir untuk menyelesaikan perselisihan internal.

Musyawarah Kubro ini mengusung tema “Meneguhkan Keutuhan Jamiyyah Nahdlatul Ulama” dan dihadiri oleh berbagai unsur struktural serta tokoh-tokoh penting NU. Peserta musyawarah mencakup jajaran Mustasyar PBNU, Syuriyah PBNU, Tanfidziyah PBNU, badan otonom NU, Rais dan Ketua PCNU se-Indonesia, Rais dan Ketua PWNU se-Indonesia, serta para masyayikh dan pengasuh pondok pesantren.

Selain itu, Pesantren Lirboyo juga mengundang sejumlah tokoh dan sesepuh NU, antara lain Mustasyar PBNU, KH Nurul Huda Djazuli; KH Ma’ruf Amin; KH Said Aqil Siroj; serta para sesepuh NU, seperti KH Umar Wahid dan KHR Moh Kholil As’ad Syamsul Arifin.


Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar