
Acara Beatbox di Jumpa Square Banjarmasin Meriahkan Malam Minggu
Alunan musik hiphop, gema rap, dan lampu kerlap-kerlip mewarnai malam Minggu di The Jumpa Square Banjarmasin. Muda-mudi larut dalam alunan musik hiphop dengan outfit khas komunitas hiphop seperti celana lebar di bawah dan jaket khas hiphop, mereka menikmati malam dengan penuh kegembiraan. Acara berlangsung pada hari Minggu (21/12/2025).
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kemeriahan acara ini tak lain karena ajang beatbox yang diselenggarakan oleh Jumpa Square X Banua Beatbox. Kegiatan yang telah berlangsung sejak Sabtu (20/12/2025) ini memasuki puncaknya, yaitu pagelaran final beatbox The Jumpa Square.
“Jumpa Square mendukung komunitas yang ada di Banjarmasin. Terlebih kali ini kita fokus pada beatbox dengan nama Microstages. Harapannya adalah agar komunitas, terutama beatbox, tidak pernah takut untuk mengadakan kegiatan di luar area mereka sendiri. Di Jumpa Square sangat support sekali untuk komunitas seperti ini,” ujar Bob Naibaho, Marketing Head Jumpa Square.
Acara semakin meriah dengan penampilan rapper lokal seperti X Bar, Flytentacion, Sly the Boogir Blurn, Crazy Zal, MCult, Wasaka, dan Madihin Milenial. Mereka menambah semarak malam tersebut.
Dari 18 peserta, hanya dua orang yang bertarung di final, yaitu Eightza dan Baron. Mereka adalah peserta yang tersisa dari 18 peserta yang tidak hanya berasal dari Banjarmasin, tetapi juga dari luar Kalimantan Selatan. Salah satu peserta terjauh berasal dari Jakarta Selatan, namun sayangnya tidak sampai ke final.
Keberlangsungan acara ini dikatakan sebagai yang pertama kali diadakan di Jumpa Square dengan pembiayaan kolektif dari komunitas pecinta musik hiphop di Kalimantan Selatan.
“Ini pertama kali di Jumpa Square, dan pembiayaannya dilakukan secara kolektif. Antusiasme sangat luar biasa, bahkan ekspektasi peserta pun ada yang datang dari luar kota. Jadi tidak hanya lingkup Banjarmasin, tapi juga dari luar kota ada yang mendaftar, sampai sejauh Jakarta Selatan,” jelas Bob Naibaho.
Eightza dan Baron tampil di atas panggung dan saling beradu skill beatbox. Suara yang dihasilkan dari mulut mereka mirip dengan suara musik beat asli, membuat para penonton berdiri dan bersorak kagum.
“Penilaian kami melibatkan kerapian beat, tempo, originalitas, serta penguasaan panggung secara keseluruhan. Bagaimana peserta menjaga temponya agar tetap on point, menciptakan beat yang orisinal, dan penguasaan panggung menjadi penilaian utama. Jika ada signature atau ciri khas dari setiap peserta, itu menjadi nilai plus, begitu juga dengan karakteristik beatnya,” papar Rafiqi, salah satu juri.
Pengumuman juara dibacakan, dan penonton dari pendukung kedua kandidat berkumpul dengan antusias menantikan hasil penilaian juri. Eightza berada di sebelah kanan juri, sedangkan Baron di sebelah kiri. Akhirnya, juri mengangkat tangan Eightza, menandakan ia sebagai juara pertama.
Sorak-sorai semakin menggema, pendukung Eightza naik ke panggung sementara Eightza dan Baron masih saling merangkul, menunjukkan momen sportivitas. Baron harus puas berada di posisi kedua.
“Saya sendiri tidak menyangka, banyak hal yang tidak terduga dari hari kemarin. Bertemu dengan orang-orang yang berat dan masuk final, lalu juara, saya kaget dan sangat senang,” ujar Eightza, juara pertama.
Meski berkompetisi keras di atas panggung, di belakang panggung, mereka berdua menunjukkan keakraban dan saling mengucapkan selamat.
“Saya sudah memprediksi pasti akan masuk final dan ketemu dia. Dia top gacor. Kami sudah saling kenal,” ujar Baron, juara kedua, sambil tersenyum bangga.
Ajang beatbox di Jumpa Square diakui sebagai acara yang paling meriah. Namun, para pecinta musik hiphop terus berharap agar musik hiphop bisa diterima lebih luas oleh masyarakat sehingga musik tanah air memiliki beragam warna.
“Untuk skala beatbox ini, yang terbesar sepengalaman saya lihat. Saya juga sudah ikut beberapa event beatbox, dan ini cukup besar. Cuma harapan saya semoga ke depannya lebih besar lagi dan peserta yang terlibat lebih banyak lagi agar komunitas kita semakin ramai,” papar Rafiqi, salah satu juri.
Komentar
Kirim Komentar