MTs NU Tasikmalaya Bangun Prestasi Melalui Karakter dan Kebersamaan

MTs NU Tasikmalaya Bangun Prestasi Melalui Karakter dan Kebersamaan

Pasar smartphone kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada MTs NU Tasikmalaya Bangun Prestasi Melalui Karakter dan Kebersamaan yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.
Featured Image

MTs Nahdlatul Ulama: Menyelaraskan Pendidikan Akademik, Karakter, dan Prestasi

MTs Nahdlatul Ulama yang berada di Jalan Argasari No. 31, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, semakin memperkuat posisinya sebagai madrasah yang menggabungkan pendidikan akademik, pengembangan karakter, dan prestasi. Di bawah kepemimpinan Wawan Setiawan, S.Ag., madrasah ini menciptakan lingkungan belajar yang hangat dan penuh wawasan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Bagi Wawan Setiawan, madrasah bukan hanya tempat untuk belajar teori, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan nilai iman dan kebiasaan baik. Ia menyatakan bahwa madrasah harus menjadi rumah di mana iman bersatu dengan semangat belajar, serta prestasi berkembang bersama cinta terhadap lingkungan. Dalam wawancara yang dilakukannya, ia menjelaskan bahwa pendidikan sejati tumbuh melalui interaksi dan keteladanan sehari-hari. "Kita tidak hanya mengajar, tapi membiasakan kebaikan," tambahnya.

Prinsip tersebut diwujudkan dalam bentuk penerapan nilai-nilai Islam an-Nahdliyyah dalam kehidupan sehari-hari siswa. Hal ini dilakukan melalui pembelajaran maupun kebiasaan kecil yang dibangun bersama. Meski masa kepemimpinannya masih baru, semangat prestasi sudah mulai berkembang. Pada tahun 2025, siswa MTs Nahdlatul Ulama berhasil meraih Juara 1 untuk putra dan Juara 2 untuk putri dalam lomba pionering tingkat kecamatan dan kota Tasikmalaya. Pencapaian ini lahir dari kolaborasi antara guru dan siswa.

Wawan Setiawan percaya bahwa penghargaan merupakan kunci dalam meningkatkan motivasi. Oleh karena itu, para guru dan siswa yang berprestasi mendapat apresiasi secara berkala. Penghargaan biasanya diberikan menjelang akhir semester, baik dalam bentuk penghormatan simbolis maupun reward yang mendorong rasa percaya diri.

Selain itu, madrasah ini juga aktif menggelar kompetisi internal. Perlombaan antar kelas diselenggarakan rutin, baik bulanan maupun tahunan, sebagai ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan. Menurut Wawan Setiawan, pendidikan yang seimbang akan melahirkan generasi yang cerdas sekaligus berkarakter.

"Kita ingin membangun rumah bagi tumbuhnya iman, ilmu, dan cinta terhadap lingkungan," ujarnya. Dengan visi tersebut, MTs Nahdlatul Ulama Tasikmalaya diharapkan terus melahirkan prestasi sekaligus menjadi madrasah unggulan yang memberi inspirasi di Kota Tasikmalaya.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar