
Ibadah Natal Bersama di Papua Tengah
Pemprov Papua Tengah menggelar ibadah Natal bersama di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire. Acara ini dihadiri oleh seluruh pejabat tinggi serta masyarakat di provinsi yang baru dimekarkan sejak 2022.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa menyampaikan sambutannya dalam acara tersebut. Ia menyatakan bahwa waktu berjalan begitu cepat dan tidak terasa sudah memasuki bulan Desember. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa usia kita semakin bertambah, dan perjalanan hidup akan terus berlangsung.
"Ini artinya umur kita juga semakin bertambah, dan akan terus berjalan untuk itu, kesempatan yang Tuhan kasih ini, kita harus terus melayani dan meletakan fondasi yang baik di negeri ini, agar ke depan, anak cucu kita dapat melanjutkan apa yang sudah dibuat hari ini," kata Meki dalam sambutanya.
Meki juga mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah untuk terus bersatu dalam membangun negeri ini. Ia menekankan pentingnya persatuan dan harmoni dalam menjaga kedamaian daerah.
"Kita tidak perlu berkelahi karena uang dan lain-lain tetapi mari jaga daerah ini karena Papua Tengah merupakan rumah kita bersama," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat Papua Tengah harus menjaga kedamaian di provinsi ini. Menurutnya, semua elemen masyarakat, baik dari pesisir, lembaga, gunung, orang asli Papua maupun bukan asli Papua, memiliki peran penting dalam menjaga kedamaian dan saling mengasihi tanpa terkecuali.
"Mau pesisir kah, lembaga kah, gunung kah, orang asli Papua kah, atau bukan asli Papua kah, kita ada di sini untuk menjaga kedamaian sama-sama untuk mengasihi semua orang tanpa terkecuali. Lanjutnya, Papua Tengah bisa menjadi contoh agar kedamaian dari surga dapat menumputi negeri ini," imbuhnya.
Menurutnya, pada tahun 2026 pasti banyak rintangan namun juga banyak berkat Tuhan yang diberikan. Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk terus bersatu dan berdoa agar Tuhan memberi damai sejahtera.
"Untuk itu kita terus bersatu, dan berdoa agar Tuhan memberi damai sejahterah," tandasnya.
Meki berharap, damai sejahtera kasih Tuhan dapat terus melindungi setiap keluarga di Papua Tengah. Ia berharap dengan semangat persatuan dan kerja sama, Papua Tengah dapat menjadi provinsi yang harmonis dan maju.
Kehadiran Masyarakat dalam Ibadah Natal
Ibadah Natal bersama ini tidak hanya dihadiri oleh pejabat pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat luas di wilayah Papua Tengah. Hal ini menunjukkan bahwa acara ini menjadi momen penting bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berkumpul dan merayakan hari besar agama mereka.
Beberapa aktivitas seperti doa bersama, penyampaian pesan-pesan moral, dan pertunjukan budaya turut memperkaya suasana ibadah. Semua kegiatan ini dilakukan dengan penuh antusiasme dan kebersamaan.
Harapan untuk Masa Depan
Dalam sambutannya, Meki Nawipa menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan persatuan. Ia berharap, dengan komitmen yang kuat, Papua Tengah dapat menjadi contoh positif bagi provinsi-provinsi lain di Indonesia.
"Kita harus terus berjuang untuk membangun masa depan yang lebih baik. Dengan dukungan dan kerja sama dari seluruh masyarakat, kita yakin bisa mencapai tujuan bersama," katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Menurutnya, keberagaman adalah kekuatan yang harus dijaga dan dipertahankan.
Komentar
Kirim Komentar