Natal dan Tahun Baru Aman, 1.580 Personel Gabungan Siaga di Garut

Jagat maya sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik Natal dan Tahun Baru Aman, 1.580 Personel Gabungan Siaga di Garut. Berikut fakta yang berhasil kami rangkum.
Natal dan Tahun Baru Aman, 1.580 Personel Gabungan Siaga di Garut

Pemkab Garut Siapkan 1.580 Personel untuk Pengamanan Nataru 2025

Pemerintah Kabupaten Garut bersama jajaran aparat keamanan telah menurunkan sebanyak 1.580 personel gabungan untuk melakukan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ribuan personel tersebut diterjunkan dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2025 guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyatakan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama TNI dan Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum libur akhir tahun. Menurutnya, pengamanan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda rutin yang membutuhkan kesiapan maksimal, baik dari sisi personel, sarana, maupun sinergi lintas sektor.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Garut yang didampingi Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, serta Dandim 0611 Garut. Kegiatan ini digelar sebagai wujud kesiapan pengamanan dan pelayanan masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Dalam Operasi Lilin Lodaya 2025, total personil yang diturunkan mencapai 1.580 yang merupakan gabungan dari unsur TNI, Polri, dan berbagai instansi terkait. Seluruh personel tersebut akan disebar di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Garut,” ujar Syakur, saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2025, Jumat, 19 Desember 2025.

Rincian Personel yang Terlibat

Rincian kekuatan personel kepolisian sebanyak 701 personel, yang meliputi Polres Garut, bantuan kendali operasi (BKO) Brimob, serta Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud). Sementara itu, sebanyak 879 personel berasal dari instansi terkait, di antaranya unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Linmas, Damkar, PMI, Dinas Kesehatan, BPBD/Basarnas, Tagana, PLN, Jasa Raharja, ORARI, Pramuka, Senkom, PKS, Balawisata, Organda, serta mitra kamtibmas lainnya.

Syakur menegaskan, pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025 sebagai upaya menciptakan situasi aman, tertib, dan kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban dan mematuhi aturan selama libur akhir tahun.

Dengan kesiapan personel dan koordinasi yang baik, katanya, pihanya berharap perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Garut dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kenyamanan bagi seluruh masyarakat.

Penempatan Pos Pengamanan

Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, menjelaskan bahwa untuk mendukung pengamanan dan pelayanan masyarakat, Polres Garut mendirikan sebanyak 126 pos yang terdiri dari satu Pos Terpadu di GTC Limbangan, satu Pos Pelayanan di Terminal Guntur, sembilan Pos Pengamanan, 12 Pos Wisata, 28 Pos Gatur, serta 75 titik pengaturan lalu lintas.

Penempatan pos-pos tersebut difokuskan pada jalur nasional, jalur wisata, pusat keramaian, tempat ibadah atau gereja, terminal, kawasan wisata, serta jalur rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Fokus pengamanan juga diarahkan pada akses menuju wilayah Garut Kota, Limbangan, Kadungora, Cilawu, Samarang, Cikajang, Pameungpeuk, serta kawasan wisata Pantai Selatan Garut yang diprediksi mengalami peningkatan arus kendaraan dan kunjungan wisatawan,” ucap Yugi.

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

Dalam kesempatan tersebut, Polres Garut juga memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) hasil razia dan operasi penyakit masyarakat (pekat) yang dilaksanakan sejak Mei hingga Desember 2025. Kegiatan tersebut dilakukan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Disebutkan Yugi, pemusnahan miras ini merupakan bentuk komitmen Polres Garut dalam menekan peredaran minuman keras yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, khususnya pada momentum libur akhir tahun.

“Jumlah minuman keras yang dimusnahkan mencapai 3.954 botol dari berbagai merek. Barang bukti tersebut merupakan hasil razia rutin dan operasi pekat yang digelar selama beberapa bulan terakhir,” tuturnya.

Ia menegaskan, kegiatan pemusnahan miras ini juga menjadi bagian dari persiapan Operasi Lilin Lodaya 2025 dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.


Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar