Opang Viral Diduga Paksakan Turunkan Penumpang Ojol di Stasiun Pondok Ranji, Kini Ditangkap Polisi

Opang Viral Diduga Paksakan Turunkan Penumpang Ojol di Stasiun Pondok Ranji, Kini Ditangkap Polisi

Pasar smartphone kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Opang Viral Diduga Paksakan Turunkan Penumpang Ojol di Stasiun Pondok Ranji, Kini Ditangkap Polisi yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.
Featured Image

Peristiwa Pencabutan Kunci Motor oleh Pengemudi Ojek Pangkalan

Seorang pengemudi ojek pangkalan (opang) berinisial F (43) ditangkap oleh aparat kepolisian setelah diduga melakukan tindakan tidak terpuji dengan mencabut kunci motor seorang pengemudi ojek online dan memaksa penumpang turun. Kejadian ini terjadi di dekat Stasiun Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Aksi tersebut terekam dalam video yang diambil oleh penumpang ojek online dan kemudian diunggah ke media sosial Instagram pada Sabtu (16/8/2025). Pelaku akhirnya ditangkap keesokan harinya, Minggu (17/8), pukul 14.00 WIB. Informasi ini disampaikan oleh Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq.

Penangkapan Pelaku dan Tindakan Hukum

Setelah kejadian tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menetapkan F sebagai tersangka atas dugaan pemerasan yang disertai kekerasan. Pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP, yang berkaitan dengan tindak pidana pemerasan yang dilakukan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memaksa seseorang memberikan sesuatu, membuat utang, atau menghapuskan piutang.

Kronologi kejadian bermula saat seorang penumpang ojek online berinisial KDR (32) memesan kendaraan dari area Stasiun Pondok Ranji menuju rumah sakit. Ketika ojek online tiba dan siap membawa penumpang, F yang merupakan pengemudi opang setempat mendekati dan mulai memaki serta memaksa agar penumpang tidak diangkut dari lokasi tersebut.

F juga mencabut kunci kontak motor milik pengemudi ojek online secara paksa, sehingga menyebabkan keributan. Akibatnya, penumpang diminta untuk turun dan diarahkan menggunakan jasa ojek pangkalan.

Reaksi dan Penyebaran Video

Penumpang ojek online tersebut merekam kejadian tersebut dan mengunggahnya ke akun Instagram @tangsel_update. Dalam narasi video, penumpang menyebut bahwa dirinya buru-buru ingin pergi ke rumah sakit tetapi dihadang oleh pengemudi opang.

Video tersebut cepat menyebar dan menjadi perhatian masyarakat. Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur segera bertindak dengan turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Setelah proses investigasi, pelaku F akhirnya diamankan di Mapolsek untuk proses hukum lebih lanjut.

Pengakuan Penumpang

Dalam video tersebut, penumpang mengungkapkan bahwa ia memesan ojek daring karena sedang buru-buru ingin ke rumah sakit. Ia mengaku kaget saat melihat kunci motor ojek online yang membawanya dicabut secara paksa oleh opang, lalu dipaksa turun dari motor.

"Pasangan saya pesan ojol, saya minta dijemput dekat Stasiun Pondok Ranji karena saya buru-buru mau ke RS, tiba-tiba ada opang nyabut kunci motor ojol dan nyuruh turun dari motor," tulis akun tersebut.

Kejadian ini menunjukkan pentingnya menjaga keselamatan dan hak para pengemudi ojek online serta penumpang. Aksi seperti ini dapat merusak citra industri transportasi online dan memicu ketidaknyamanan bagi masyarakat. Dengan penangkapan pelaku, diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mencegah tindakan serupa di masa depan.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar