Operasi Tulang Patah Anak Rini Gratis Berkat JKN

Operasi Tulang Patah Anak Rini Gratis Berkat JKN

Info kesehatan kali ini membahas topik yang penting bagi kita. Terkait Operasi Tulang Patah Anak Rini Gratis Berkat JKN, banyak hal penting yang perlu Anda ketahui. Simak penjelasannya.
Operasi Tulang Patah Anak Rini Gratis Berkat JKN

Program JKN: Penyelamat Kesehatan Keluarga di Tengah Kesulitan

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah hadir selama lebih dari satu dekade dan menjadi salah satu program yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia. Setidaknya hampir seluruh penduduk negara ini terdaftar dalam program ini, sehingga menjadi bukti bahwa JKN benar-benar hadir untuk membantu keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Kesehatan keluarga menjadi prioritas utama, terutama bagi anak-anak. Bagi banyak keluarga, JKN seperti cahaya di tengah kegelapan. Hal ini dirasakan oleh Rini (29), seorang penjual alpukat yang tinggal di Kedungmundu, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Ia mengandalkan JKN untuk pengobatan putra sulungnya, Raka Axelo (7), ketika mengalami patah tulang.

Cerita Rini dimulai pada malam minggu saat keluarga sedang makan bersama. Saat itu, Raka sedang bermain dengan kakak iparnya dan tiba-tiba jatuh, menyebabkan tangannya tertimpa tubuh. Saat kejadian, Rini sedang sibuk menjual alpukat, sehingga tidak bisa langsung melihat kejadian tersebut secara langsung.

Setelah sampai di rumah, Raka terlihat diam dan menopang tangannya. Pakaian anaknya juga kumal dan penuh noda tanah. Nenek Raka langsung memeriksa kondisi cucunya dan menemukan bahwa tangannya bengkok. Rini langsung membawa anaknya ke IGD Rumah Sakit K.R.M.T Wongsonegoro (RSWN).

Di rumah sakit, Raka segera diperiksa dan dilakukan rontgen. Hasilnya menunjukkan bahwa tangan Raka patah. Operasi pasang pen dilakukan pada hari Senin, dan setelah beberapa hari pemulihan, Rini akhirnya bisa membawa Raka pulang. Anaknya bahkan sudah mulai rewel ingin pulang.

Rini terdaftar sebagai peserta JKN dalam segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah atau Universal Health Coverage (UHC). Hal ini membuatnya tidak perlu khawatir tentang biaya pengobatan. Selain itu, ia juga sering menggunakan JKN untuk keperluan kesehatan lainnya, termasuk saat melahirkan dan saat anak bungsunya mengalami retak pada lututnya.

Pelayanan di RSWN dinilai sangat baik. Mulai dari pelayanan yang ramah, dokter dan perawat yang informatif, hingga fasilitas ruangan yang bersih. Menurut Rini, selama menjadi peserta JKN, ia tidak pernah mengalami kendala atau diskriminasi. Semua biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya, tanpa tambahan apapun.

Rini mengaku sulit membayangkan hidup tanpa program JKN, terutama karena berbagai layanan digital yang sering ia gunakan saat berobat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas adanya program ini dan berharap JKN terus dapat membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Manfaat JKN bagi Masyarakat

  • Akses Layanan Kesehatan yang Mudah
    Program JKN memberikan akses mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

  • Tidak Ada Diskriminasi
    Sebagai peserta JKN, semua orang memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa adanya diskriminasi.

  • Biaya Pengobatan Ditanggung
    Biaya pengobatan sepenuhnya ditanggung oleh JKN, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tentang biaya tambahan.

  • Layanan Digital yang Memudahkan
    Berbagai layanan digital tersedia untuk mempermudah proses pengajuan dan penggunaan JKN.


Kesimpulan: Semoga informasi ini bermanfaat bagi kesehatan Anda dan keluarga. Utamakan kesehatan dengan pola hidup yang baik.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar