
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kemenangan Dramatis Palestina di Babak Kualifikasi Piala Arab FIFA 2025
Tim nasional Palestina berhasil meraih tiket untuk melanjutkan ke babak fase grup Piala Arab FIFA 2025 setelah mengalahkan Libya dalam adu penalti yang sangat dramatis dengan skor 4–3. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Thani bin Jassim dan berakhir tanpa gol di waktu normal.
Permainan yang ditunjukkan oleh kedua tim cukup menarik dan menghibur, meskipun tidak mampu mencetak gol selama 90 menit. Ketidakmampuan untuk memecahkan kebuntuan membuat pertandingan berlanjut ke babak adu penalti.
Kiper Palestina, Rami Hamada, menjadi pahlawan utama tim setelah berhasil menggagalkan penalti pertama yang dieksekusi oleh Ali Yusuf. Namun, penjaga gawang Libya, Aymen Al Tihar, juga menunjukkan kemampuannya dengan menghentikan tembakan penalti dari Michel Termanini, yang membuat timnya tetap memiliki harapan.
Di akhir adu penalti, Amid Mahajna dengan tenang mengeksekusi penalti terakhir untuk tim nasional yang dijuluki Singa Kanaan. Sementara itu, Marwan Al Hbeishi dari kubu lawan gagal menuntaskan tugasnya, sehingga Palestina yang berada di peringkat ke-96 FIFA berhasil memastikan langkah mereka ke babak penyisihan grup.
Perasaan Kapten Tim Nasional Palestina
Kapten Palestina, Mus’ab Al-Batat, mengungkapkan kebanggaannya setelah pertandingan. “Kemenangan ini memang pantas. Secara pribadi, mewakili Palestina di Piala Arab adalah suatu kehormatan besar, dan ini disertai dengan tanggung jawab besar bagi setiap pemain,” ujarnya.
“Saya baru berada di sini kurang dari 48 jam, dan ini adalah pertandingan kedua saya, tetapi saya bermain penuh 90 menit. Ketika bermain untuk tim nasional, energi saya tetap tinggi, betapa pun lelahnya. Mencapai Piala Arab adalah sumber kebanggaan,” katanya.
Mus’ab menekankan bahwa pencapaian ini merupakan kemenangan bagi seluruh Palestina. “Kami tentu saja telah membahagiakan anak-anak di Palestina, dan melihat kegembiraan itu saja sudah merupakan pencapaian bagi semua orang yang terlibat,” lanjutnya.
Jadwal Laga Grup A
Pasukan Singa Kanaan, yang dilatih oleh Ihab Abu Jazar, kini akan bergabung dengan grup neraka, di mana mereka akan menghadapi tuan rumah Qatar serta runner-up edisi sebelumnya, Tunisia, dan Suriah di Grup A.
Palestina dijadwalkan untuk bertanding melawan Qatar pada tanggal 1 Desember waktu setempat, tak lama setelah upacara pembukaan di Stadion Al Bayt. Sementara itu, Suriah akan berhadapan dengan Tunisia pada hari yang sama.
Kesimpulan
Pertandingan antara Palestina dan Libya menjadi salah satu momen paling penting dalam sejarah sepak bola Palestina. Kemenangan ini tidak hanya menjadi pencapaian bagi para pemain, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Palestina. Dengan masuknya Palestina ke babak fase grup, mereka kini siap menghadapi tantangan terberat di Piala Arab FIFA 2025.
Komentar
Kirim Komentar